lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar ibadah dan perayaan Natal gabungan antara pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, PKK, organisasi wanita, serta gereja-gereja se-Barito Timur, pada Sabtu (28/12/2024).
Perayaan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Timur ini menghadirkan Pendeta Yandi Manobe dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagai pengkhotbah, serta Joy Tobing, artis rohani jebolan Indonesian Idol, yang turut mengisi acara dengan pujian dan kesaksian rohani.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Barito Timur, pimpinan dan anggota DPRD, dua mantan Bupati Barito Timur periode 2003–2013 dan 2013–2023, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta unsur Forkopimda lainnya. Hadir pula para kepala perangkat daerah, pimpinan gereja, dan tokoh masyarakat.
Pada pembukaan ibadah, Pendeta Nahum Ramson Sianturi membacakan pesan Natal bersama dari PGI dan KWI, yang menekankan pentingnya Natal sebagai momentum pembaruan hidup melalui kasih Allah.
“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Mesias, Tuhan, di kota Daud,” kutip Pendeta Nahum dari Lukas 2:11.
Ia mengisahkan bagaimana para gembala, yang merupakan kalangan sederhana dan terpinggirkan, menjadi saksi pertama kelahiran Yesus. Kisah itu, katanya, mengajarkan kesigapan dan pengharapan kepada Allah.
Dalam pesannya, Pendeta Nahum juga menyoroti tantangan sosial yang dihadapi masyarakat masa kini, seperti kemiskinan, ketidakadilan, intoleransi, perdagangan manusia, hingga kerusakan lingkungan.
“Kasih Allah yang diwujudkan melalui perjumpaan dengan Yesus menginspirasi kita untuk menjadi pembawa damai di tengah keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Ia mengajak umat untuk mempererat kerja sama lintas agama dan budaya, serta memberi perhatian pada kelompok rentan, seperti kaum miskin, difabel, dan korban ketidakadilan.
Pesan Natal juga mengingatkan pentingnya sikap kritis dan konstruktif terhadap pemerintah, sembari mendukung program-program yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Di tengah suasana ibadah yang khidmat, Pendeta Nahum menyampaikan harapan agar Indonesia menjadi “Betlehem baru”, tempat lahirnya pemimpin yang berjiwa melayani dan berkomitmen pada kesejahteraan rakyat.
“Semoga perayaan Natal ini menguatkan tekad kita untuk bersama-sama menghadirkan kasih Allah dan membangun kehidupan yang damai sejahtera,” tutupnya.


