lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Asnah memenuhi panggilan klarifikasi pihak Polresta Banjarmasin terkait kasus masakan yang dibelinya terdapat tikus yang sempat di foto dan dibuatnya videonya.
Didampingi kuasa hukum Nizar Tanjung SH MH, Jumat (14/11/2025) pagi, Asnah mendatangi penyidik dan menyerahkan barang bukti berupa video nasi bungkus yang dibelinya dari Rumah Makan Baru di Jalan Gatot Subroto.
Diceritakan Nizar Tanjung SH MH, bahwa dalam rekaman video yang dibuat Asnah berawal dari anak buahnya yang disuruhnya membeli empat bungkus nasi Padang di Rumah Makan Roda Baru.
Kemudian nasi bungkus tersebut mereka santap bersamaan, namun ketika asik menyantap makanan tersebut, pas ketika Asnah ingin mengambil sayur daun singkong, alangkah terkejutnya karena ada kepala tikus terselip dalam sayuran daun singkong tersebut.
Kejadian itu langsung di foto dan video Asnah, hingga kasus ini ramai di sosial media, dan pihak Rumah Makan Roda Baru tidak terima menganggap fitnah hingga melaporkan ke Polresta Banjarmasin.
“Ini bukan fitnah tapi nyata adanya, dan video serta foto tersebut sudah kita serahkan ke penyidik, sekaligus membantah fitnah yang ditudingkan kepada ibu Asnah,”tegas Nizar Tanjung SH MH.
Terpisah Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Asepa, membenarkan akan klarifikasi dari ibu Asnah.
“Untuk video sudah kita terima dan akan dilakukan uji forensik dan akan kita bawa ke Komdigi RI di Jakarta,”kata Eru.
Sebelumnya diberitakan pemilik rumah makan Roda Baru sudah membuat laporan ke kepolisian terkait informasi yang menyesatkan dari media sosial dengan menyebutkan bahwa makanan di Rumah Makan Roda Baru di Jalan Banjarmasin mengandung tikus.
Pemilik RM Roda Baru Syaiful Azmi melalui kuasa hukumnya Dr h Abdul Halim SH MH menyatakan kasus ini sudah pihaknya laporkan kepada aparat penegak hukum.
Menurutnya apa yang dikatakan oleh media sosial tersebut adalah fitnah belaka.Sebab secara rutin makanan di Rumah Makan Roda Baru selalu diperiksa oleh BPOM Banjarmasin.


