lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin menandatangani Nota Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Kamis (12/02/2026).
Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Banjarmasin itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengawasan, peningkatan pelayanan publik, serta dukungan terhadap penanganan berbagai persoalan kota.
Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus diimplementasikan melalui program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kerja sama ini tidak boleh berhenti pada seremoni administratif. Harus ada program nyata dan dampak yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA : Ultah ke-53, Wali Kota Banjarmasin Dorong PAM Bandarmasih Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Yamin juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kalimantan Selatan, Yan Welly Wiguna, atas komitmen dalam membangun sinergi lintas sektor.
Menurutnya, salah satu isu strategis yang tengah dihadapi Banjarmasin adalah persoalan sampah dan pengelolaan sungai. Ia menilai instansi vertikal, termasuk jajaran imigrasi, dapat berperan dalam memperkuat sosialisasi dan pengawasan, terutama kepada warga pendatang dan pelaku usaha agar turut menjaga ketertiban administrasi serta kebersihan lingkungan.
“Kita ingin kolaborasi ini ikut mendorong edukasi pengurangan sampah plastik, pemilahan dari sumber, hingga kepedulian terhadap sungai,” katanya.
Melalui koordinasi dan jejaring dukungan kelembagaan yang lebih luas, pemerintah berharap kerja sama ini menghasilkan dampak terukur dan berkelanjutan, termasuk dalam pengawasan terhadap warga negara asing agar tertib administrasi serta berpartisipasi menjaga lingkungan.
BACA JUGA : Basarnas Banjarmasin Lakukan Pencarian Wanita Diduga Tenggelam di Sungai Martapura
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Banjarmasin akan mendorong sosialisasi terpadu, penguatan pengawasan administrasi, serta kampanye pengurangan sampah plastik dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Kita ingin keamanan tetap terjaga, kebersihan meningkat, dan tata kelola kota semakin tertib. Tantangan hari ini harus menjadi awal perubahan,” tegas Yamin.
Ia berharap kesepakatan bersama tersebut menjadi fondasi kolaborasi yang produktif sehingga Banjarmasin dapat berkembang sebagai kota yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Sumber : MC BJM
Editor : Tim Redaksi


