lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang dan akan diikuti 11 negara Asia Tenggara.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Harum saat menerima audiensi Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Mahendra Sinulingga, yang didampingi Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Senin (2/3/2026).
“Kami tidak hanya mendukung 100 persen, tetapi seribu persen,” tegas Harum.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Kaltim menawarkan sejumlah stadion representatif, di antaranya Stadion Batakan, Stadion Kadrie Oening Sempaja, Stadion Utama Palaran, serta Stadion Aji Imbut. Stadion-stadion tersebut dinilai layak untuk menggelar pertandingan utama maupun menjadi lokasi latihan tim peserta.
Menurut Harum, dukungan terhadap ajang olahraga tidak terbatas pada kelompok usia tertentu. Ia membuka peluang bagi Kaltim menjadi tuan rumah berbagai turnamen nasional maupun internasional, termasuk kelompok usia 17 dan 22 tahun.
“Kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional, pasti kita dukung. Bahkan ke depan Kaltim siap menjadi pusat pembinaan olahraga Indonesia,” tandasnya.
Sementara itu, Arya Mahendra Sinulingga menyampaikan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Kaltim serta berkoordinasi dengan Wali Kota Balikpapan. Komitmen kepala daerah dalam menyiapkan stadion dan fasilitas pendukung, kata dia, menjadi faktor penting dalam proses penentuan tuan rumah.
“Komitmen ini akan kami sampaikan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Semoga segera diputuskan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Hetifah Sjaifudian. Legislator asal Kaltim itu menilai Benua Etam sangat tepat menjadi tuan rumah Piala AFF 2026. Meski masih terdapat sejumlah hal yang perlu disempurnakan, ia optimistis komitmen pemerintah daerah menjadi modal utama.
“Dengan komitmen para kepala daerah, berbagai kekurangan bisa segera dilengkapi. Kaltim tidak hanya berpeluang mencetak prestasi, tetapi juga akan merasakan dampak ekonomi dari kehadiran suporter lokal maupun pendukung negara-negara ASEAN,” kata Hetifah.
Ia pun menegaskan Kaltim pada prinsipnya siap menjadi tuan rumah dan berharap ajang tersebut membawa kebanggaan sekaligus manfaat luas bagi masyarakat.


