lenterakalimantan.com, TABALONG – Musibah kebakaran menghanguskan blok perumahan yang terdiri dari 10 pintu rumah di Jalan Asyuhada RT 10 Blok S.11 Pertamina, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H. mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Yulisdayanti (51).
Sekitar pukul 10.00 WITA, saksi melihat asap tebal disertai kobaran api dari bagian atap rumah milik Yulianto (60). Saat kejadian, pemilik rumah diketahui tidak berada di tempat karena sedang menjalani kontrol kesehatan di Rumah Sakit Pertamina sejak pagi.
Mengetahui adanya api, warga lainnya, Gunawan Widodo (58), sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, rumah dalam keadaan terkunci sehingga tidak dapat didobrak.
Akibatnya, api dengan cepat membesar dan membakar bagian atap rumah serta merambat ke bangunan rumah di sekitarnya.
Warga yang panik kemudian berupaya menyelamatkan barang-barang milik mereka sambil meminta bantuan warga lainnya. Selanjutnya masyarakat menghubungi BPBD Kabupaten Tabalong dan petugas pemadam kebakaran.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WITA oleh gabungan petugas Damkar PT Pertamina, Damkar Kabupaten Tabalong, BPBD Tabalong, serta relawan UPBS gabungan wilayah tengah dan selatan.
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 10 unit rumah yang terdampak kebakaran. Namun hanya tujuh rumah yang dihuni oleh tujuh kepala keluarga.
Kerusakan bangunan diperkirakan mencapai sekitar 70 persen, mengingat sebagian besar bangunan menggunakan rangka kayu dengan atap sirap dari kayu ulin yang mudah terbakar.
Polsek Murung Pudak yang dipimpin Kapolsek IPTU Sunaryo langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat untuk mengamankan lokasi serta meminta keterangan dari para saksi.
Adapun pemilik rumah yang terdampak antara lain Yulianto (60), Budiharto (55), Jubaidah (57), Yulisdayanti (51), Norsabiela (27), Gunawan Widodo (58), dan Veri Astari (50), yang semuanya merupakan warga setempat penghuni Blok S.11.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari rumah milik Yulianto yang kemungkinan disebabkan oleh arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp335 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Editor: Muhammad Tamyiz


