• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Praktik Serahkan KTP Saat Masuk Gedung Dinilai Berpotensi Langgar Perlindungan Data Pribadi
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Praktik Serahkan KTP Saat Masuk Gedung Dinilai Berpotensi Langgar Perlindungan Data Pribadi
BeritaNasional

Praktik Serahkan KTP Saat Masuk Gedung Dinilai Berpotensi Langgar Perlindungan Data Pribadi

Muhammad Tamyiz
Last updated: Maret 16, 2026 1:35 pm
Muhammad Tamyiz
Share
3 Min Read
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Kebiasaan menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP) kepada petugas resepsionis saat memasuki gedung perkantoran dinilai berpotensi melanggar prinsip perlindungan data pribadi.

Praktik tersebut kerap ditemui di berbagai gedung perkantoran, apartemen hingga kawasan bisnis. Bahkan di sejumlah tempat, pengunjung diwajibkan menyerahkan KTP atau melakukan swafoto sebagai syarat untuk mendapatkan kartu akses masuk.

Peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), Parasurama Pamungkas, menilai pengumpulan data identitas seperti itu berpotensi tidak sesuai dengan prinsip perlindungan data pribadi jika tidak memiliki tujuan yang jelas dan relevan.

Menurutnya, pengumpulan data pribadi yang tidak berkaitan langsung dengan aktivitas pengunjung dapat dikategorikan sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap prinsip perlindungan data.

“Pengumpulan data pribadi yang sebenarnya tidak relevan dengan aktivitas yang kita lakukan, seperti hanya untuk masuk gedung atau tower, itu merupakan ketidakpatuhan terhadap prinsip-prinsip pelindungan data pribadi,” ujar Parasurama, dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, dalam prinsip perlindungan data pribadi, pengumpulan data harus memiliki tujuan yang jelas, terbatas, serta relevan dengan kebutuhan.

Apabila data yang dikumpulkan tidak berkaitan dengan tujuan tersebut, maka pengendali data dinilai tidak memenuhi unsur keabsahan dalam pengelolaan data pribadi.

Indonesia sendiri telah memiliki payung hukum terkait privasi melalui Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang disahkan pada 2022. Aturan tersebut mengatur hak masyarakat sebagai pemilik data serta menetapkan sanksi bagi perusahaan maupun lembaga yang lalai menjaga keamanan data.

Namun implementasi aturan tersebut dinilai belum maksimal karena pemerintah hingga kini belum membentuk badan pengawas perlindungan data pribadi sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.

Padahal, badan pengawas tersebut seharusnya sudah terbentuk paling lambat satu tahun setelah UU diterbitkan, yakni pada 17 Oktober 2024.

Parasurama menilai pengelola gedung seharusnya dapat mencari alternatif lain yang lebih aman dibandingkan mengumpulkan data KTP atau pemindaian wajah pengunjung.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip perlindungan privasi secara default dan sejak tahap perancangan sistem.

“Privasi harusnya bisa diberikan secara default dan by design, termasuk oleh pengelola area-area terbatas seperti gedung,” katanya.

Sementara itu, pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menyebutkan bahwa foto selfie bersama KTP sebenarnya bukan metode identifikasi resmi yang diakui oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Menurutnya, tingkat keamanan data sangat bergantung pada bagaimana pengelola menyimpan dan melindungi data tersebut.

“Apakah itu aman atau tidak tergantung pengelola datanya, bagaimana mereka menyimpan data itu. Kalau tidak disimpan dengan aman, ketika data bocor maka selesai juga,” ujar Alfons.

Ia juga mengingatkan bahwa kebocoran data identitas dan foto wajah dapat berisiko disalahgunakan, termasuk untuk manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Terpopuler

Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?
Otomotif
Penandatanganan Nota kesepakatan yang dilakukan oleh PT. Arutmin Indonesia Site Asam-Asam dengan Politeknik Negeri Tala di Aula lantai dasar Gedung TI Politala, Kamis (18/3/2021).
Kembangkan Pertanian Terpadu Arutmin Asam-Asam Gandeng Politeknik Negeri Tala
Berita
Genjot PAD, Bapenda Tala Bakal Data Objek Pajak
Uncategorized
Kasus Covid-19 di Tala Tinggi Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Tahun Ajaran Baru
Uncategorized
kasus Covid-19 di Tala masih Tinggi
Kasus Covid-19 di Tala Tinggi Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Tahun Ajaran Baru
Uncategorized

You Might Also Like

Ratusan Honorer Disdikbud Balangan Terima Penyesuaian Gaji

Pemkab Gelar Rapat Persiapan Awal Hari Jadi Ke-73 Barito Utara

DPMPTSP Kalteng Paparkan Strategi Hilirisasi, Soroti Tantangan Infrastruktur-SDM

Bupati Kapuas Resmikan Spot Baca Digital di Masjid Agung Al Mukarram Amanah

Nasib Apes Menimpa Warga Asal Desa Gunung Antasari, Niat Untung Jual Sabu, Eh Malah Diciduk Polisi

Beri Solusi Mobilitas Industri, RMA Indonesia Hadir di Mining Indonesia 2025

Bupati Tabalong Lantik 69 Pejabat Administrator dan 93 Pengawas

Komisi I dan IV DPRD Kalsel Cermati Kecilnya Nominal TPP Guru PPPK

DPRD Kalsel Siap Dukung Penuh Kalsel Jadi Tuan Rumah Gelaran W20 2022

Karhutla Terkendali, Pemprov Kalteng Perketat Pengawasan hingga Oktober

Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Pasar Murah Pasar Murah Ramadan di Banjarmasin Selatan Jadi Titik Terakhir Jelang Lebaran
Next Article Saham AADI Direkomendasikan Speculative Buy, Berpeluang Menguat ke Rp10.800

Latest News

Wagub Kalsel
Wagub Kalsel Hadiri Buka Puasa Bersama Barito Mania
Uncategorized Maret 16, 2026
Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
KALIMANTAN SELATAN Maret 16, 2026
SMART
Bupati Tabalong Lepas 200 Pemudik Pertama Program SMART
KALIMANTAN SELATAN Maret 16, 2026
Apel pagi
Kapolres Tanah Laut Sampaikan Arahan Penting Saat Apel Pagi kepada Personel
KALIMANTAN SELATAN Maret 16, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?