lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru mewajibkan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya secara rutin di seluruh lingkungan kantor pemerintahan, sebagai upaya menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kebijakan ini digagas Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, melalui Surat Edaran Nomor: 200.1.2.2/1/BAKESBANGPOL/III/2026 yang mulai berlaku efektif pada April 2026. Langkah ini menjadi simbol kuat bahwa nilai nasionalisme tetap dijaga di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memelihara dan meningkatkan rasa nasionalisme, kebangsaan, dan cinta tanah air, serta ketaatan terhadap ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” tegas Wali Kota Lisa Halaby, Kamis (26/3/2026).
BACA JUGA: Wali Kota Banjarbaru Tekankan Disiplin ASN Pasca Libur Idulfitri
Lagu Indonesia Raya akan diperdengarkan secara serentak setiap pukul 10.00 WITA. Seluruh pejabat, pegawai, hingga masyarakat yang berada di kawasan kantor pemerintahan diwajibkan menghentikan aktivitas sejenak dan berdiri tegak sebagai bentuk penghormatan.
Pemkot Banjarbaru menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar formalitas. Lagu kebangsaan menjadi “pengingat harian” agar seluruh ASN tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan dalam setiap tugas yang dijalankan, sekaligus momen reflektif untuk mengingat makna pengabdian kepada bangsa dan negara.
BACA JUGA: Yayasan Abdul Aziz Halaby Salurkan Zakat untuk 338 Petugas Rumah Ibadah di Banjarbaru
Langkah ini juga menegaskan komitmen Pemkot Banjarbaru membangun birokrasi yang profesional, berkarakter, nasionalis, dan menjunjung tinggi persatuan. Kebijakan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.
Dengan penerapan surat edaran ini, Banjarbaru menegaskan fokusnya tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan karakter dan mentalitas kebangsaan ASN.
Sumber: Yds/MedCenBJB
Editor: Tim Redaksi


