Bupati HST Hadiri Tradisi Batumbang Apam Massal di Pajukungan

Bupati HST H Aulia Oktafiandi saat menghadiri Tradisi Batumbang Apam di Masjid Al Munawwarah Desa Pajukungan. Foto; Humas Bupati HST
Bupati HST H Aulia Oktafiandi saat menghadiri Tradisi Batumbang Apam di Masjid Al Munawwarah Desa Pajukungan. Foto; Humas Bupati HST

lenterakalimantan.com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi hadiri Tradisi Batumbang Apam yang dilaksanakan secara massal di Masjid Al Munawwarah, Desa Pajukungan Kecamatan Barabai, Kamis (11/4/2024).

Tradisi Batumbang Apam adalah warisan budaya tak benda yang berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Bacaan Lainnya

Bupati Aulia mendukung penuh segala jenis upaya pemajuan kebudayaan. Salah satunya dengan memfasilitasi pelaksanaan acara Tradisi Batumbang Apam yang banyak melibatkan partisipasi dari masyarakat.

Kehadirannya adalah yang kedua kalinya mengikuti Tradisi Batumbang Apam, dimana tiga kali sudah prosesi ini digelar pada momen Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT sejak dini, dengan mengajak anak-anak untuk memahami bahwa masjid adalah tempat pertama yang harus mereka kunjungi setelah mampu berjalan.

“Bentuk syukur atas pertumbuhan anak-anak kita adalah dengan membimbing mereka menuju ke arah yang benar, yakni mendekatkan diri kepada Allah,’ kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga Desa Pajukungan yang telah mempertahankan tradisi ini.

“Saya sangat menghargai dedikasi dan upaya keras warga desa yang telah melestarikan budaya yang sangat berharga bagi kita semua,” tambahnya.

Bupati juga berharap agar anak-anak yang turut serta dalam tradisi ini dapat tumbuh dengan sehat dan berkembang dengan baik.

Untuk memeriahkan prosesi batumbang apam tahun ini, Pemkab HST juga mewajib seluruh SKPD untuk berpartisipasi dengan membawa payung hias sebagai bentuk keterlibatan aktif pemerintah daerah.

Sementara, Pembakal (Kepala Desa) Pajukungan, Suparyono, menyampaikan bahwa meskipun jumlah peserta yang hadir saat ini sebanyak 35 orang. Namun demikian, antusiasme dan semangat dalam menjaga tradisi tetap terjaga.

“Sesuai dengan amanah dari Bapak Bupati kita senantiasa harus menjaga dan merawat budaya leluhur kita yang bernuansa Islami yang akan membawa kemaslahatan masyarakat kita, anak-anak kita berkembang yang InsyaAllah akan menjadi anak yang beriman, beruntung dan betuah,” katanya.

Turut hadir dalam acara Unsur Forkopimda HST, Sekretaris Daerah HST, Kepala Dinas Pendidikan HST, Camat Barabai, Pembakal (Kepala desa) Pajukungan dan undangan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *