lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar apel besar yang dirangkaikan dengan halalbihalal usai libur Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran dan dihadiri sebanyak 4.497 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalteng, Selasa (31/3/2026) pagi
Apel yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur di Jalan RTA Milono itu juga dihadiri Wakil Gubernur Edy Pratowo, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta dipimpin oleh Komandan Upacara Johni Sonder.
Dalam amanatnya, Agustiar menegaskan bahwa momentum Idulfitri harus menjadi titik balik bagi seluruh ASN untuk memperkuat integritas dan komitmen sebagai pelayan publik.
Ia mengingatkan bahwa status ASN bukan sekadar profesi, tetapi amanah untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Setelah melewati bulan Ramadan dan merayakan hari kemenangan, mari kita maknai dengan meningkatkan semangat kerja, disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi ke depan, mulai dari efisiensi anggaran, meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan cepat dan berkualitas, hingga dinamika global yang kian kompleks.
Dalam situasi tersebut, ASN dituntut untuk hadir sebagai solusi melalui kerja yang cerdas, inovatif, serta berorientasi pada hasil.
“Program dan kegiatan harus benar-benar efektif, efisien, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kita harus optimis, namun tetap bijak dalam menyikapi setiap tantangan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemprov Kalteng turut menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Program ini dirancang sebagai pilar utama perlindungan sosial, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan yang berada di wilayah pedalaman.
Gubernur menekankan bahwa keberhasilan KHBS sangat bergantung pada peran aktif seluruh ASN dalam memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita kawal bersama program ini. KHBS berasal dari uang rakyat, sehingga harus benar-benar kembali untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya.
Apel besar dan halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pascalibur Lebaran, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat soliditas dan semangat kerja ASN dalam mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera.
Editor: Rizki


