lenterakalimantan.com, TANJUNG — Puluhan mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong melakukan studi lapangan ke Pengadilan Agama (PA) Tanjung, Selasa (12/5/2026) sore. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman terkait upaya pencegahan perceraian serta penguatan ketahanan keluarga sesuai syariat Islam.
Kegiatan bertajuk “Peran Pengadilan Agama dalam Kasus Perceraian dan Cara Penanggulangan Sesuai Syariat Islam” tersebut digelar di aula PA Tanjung.
Studi lapangan ini dipimpin Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Keluarga dan Masyarakat, Muhammad Irana Yudiartika. Sebanyak 57 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam turut mengikuti kegiatan tersebut.
Irana menilai kegiatan ini penting karena mampu menghubungkan teori akademik dengan kondisi nyata di lapangan, sekaligus menumbuhkan kesadaran preventif dalam membangun keluarga.
“Pengalaman langsung di PA Tanjung memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya penguatan pendidikan keluarga sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PA Tanjung, Fahmi Hamzah Rifai, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai penanganan perkara perceraian serta langkah preventif yang dilakukan oleh hakim.
“Semoga ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ketika membangun rumah tangga ke depan,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga keutuhan keluarga serta peran lembaga peradilan agama dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga.
Editor: Rizki


