lenteraklaimantan.com, BALANGAN – Peringatan Hari Kartini di Gedung Budaya Paringin, Selasa (19/5/2026), menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Balangan untuk memperkuat komitmen terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menegaskan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak boleh berhenti sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun kemandirian dan masa depan perempuan sekaligus menentukan kemajuan bangsa.
“Hari Kartini mengingatkan kita untuk memastikan ruang kesetaraan gender benar-benar efektif. Kita harus memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan responsif gender, perempuan dapat mengakses dan menyelesaikan pendidikan, serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan di semua sektor pembangunan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kartini sebagai momentum memperkuat kolaborasi agar perempuan, khususnya di Kabupaten Balangan, dapat hidup sehat, berdaya, dan bermartabat.
Peringatan Hari Kartini tersebut juga diisi pertunjukan teater bertajuk Kami yang Pernah Dibungkam yang dibawakan Teater Bayang Rindu. Penampilan Ketua TP PKK Balangan, Sri Huriyati Hadi, yang memerankan Raden Ajeng Kartini turut menghadirkan suasana khidmat dan penuh makna.
Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan parade wanita inspiratif Kabupaten Balangan yang menampilkan perempuan dari berbagai profesi dan bidang pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut turut diserahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalsel kepada Pemerintah Kabupaten Balangan berupa program sosial dan pemberdayaan masyarakat, serta bantuan alat habsyi untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pelestarian seni budaya daerah.
Editor : Tim Redaksi


