lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarmasin menggelar KNPI Kuntau Fest Se-Kalimantan Selatan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Kegiatan tersebut berlangsung di Duta Mall Banjarmasin, Minggu (7/6/2026)
Festival seni bela diri tradisional itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani.
Sebanyak 96 peserta dari tujuh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan ambil bagian dalam festival tersebut dengan menampilkan berbagai keterampilan dan teknik seni bela diri kuntau.
Ketua KNPI Kota Banjarmasin, Ridho Akbar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi pemuda dalam memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus upaya melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Banjar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin turut memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus mengenalkan dan melestarikan seni bela diri tradisional kuntau kepada generasi muda,” ujarnya.
Menurut Ridho, kuntau tidak hanya memiliki nilai olahraga dan pertahanan diri, tetapi juga mengandung nilai budaya, karakter, serta kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi penerus.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR mengapresiasi inisiatif KNPI Kota Banjarmasin yang telah menghadirkan kegiatan positif sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.
Ia menilai kuntau merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Banjar yang memiliki nilai sejarah dan perlu terus dijaga keberlangsungannya.
“Saya bangga kepada KNPI Kota Banjarmasin yang turut mendukung pelestarian budaya daerah melalui kegiatan ini. Kuntau bukan hanya olahraga atau bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang harus terus diwariskan kepada generasi muda,” kata Yamin.
Menurutnya, festival seperti KNPI Kuntau Fest dapat menjadi sarana edukasi budaya sekaligus wadah pembinaan bagi para pegiat kuntau di Kalimantan Selatan.
Yamin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat eksistensi seni bela diri tradisional di tengah perkembangan zaman.
Selain menjadi ajang kompetisi, festival tersebut juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarkomunitas dan perguruan kuntau dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Melalui kegiatan ini, semangat pelestarian budaya lokal diharapkan terus tumbuh seiring dengan perayaan lima abad perjalanan Kota Banjarmasin sebagai kota yang kaya akan sejarah, tradisi, dan keberagaman budaya.
Editor: Tim Redaksi


