lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Penilaian Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Banjar Tahun 2026 di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VIII Banjarmasin, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, didampingi Plt Kepala BKPSDM Banjar, Nor Azizah. Penilaian kompetensi diikuti 88 ASN dari berbagai jenjang jabatan.
Yudi Andrea mengatakan penilaian kompetensi merupakan upaya pemerintah daerah memetakan kemampuan ASN sekaligus menyiapkan aparatur yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di tengah perkembangan zaman.
“Untuk menghadapi berbagai tantangan dan dinamika global, diperlukan ASN yang memiliki integritas dan kompetensi tinggi dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Menurut Yudi, penilaian kompetensi bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi menjadi dasar untuk mengukur potensi, kemampuan, dan kapasitas ASN. Hasilnya akan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penempatan pegawai sesuai kebutuhan organisasi.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti proses penilaian dengan sungguh-sungguh agar hasil yang diperoleh mampu menggambarkan kompetensi secara objektif.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Banjar, Nor Azizah, mengatakan sebanyak 90 ASN diundang mengikuti penilaian kompetensi. Namun, dua peserta berhalangan hadir karena cuti dan sakit sehingga jumlah peserta yang mengikuti kegiatan menjadi 88 orang.
“Mayoritas peserta merupakan pegawai yang baru mendapatkan promosi maupun berpindah jenjang jabatan,” katanya.
Azizah menjelaskan peserta berasal dari berbagai jenjang, mulai dari pelaksana yang diproyeksikan menjadi pejabat pengawas, pejabat pengawas menuju pejabat administrator, hingga pejabat fungsional ahli madya dan ahli muda.
Menurutnya, penilaian kompetensi merupakan salah satu implementasi sistem merit dalam pengelolaan ASN yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Melalui kegiatan tersebut diharapkan terwujud ASN yang profesional, adaptif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banjar.
Editor: Tim Redaksi


