lenterakalimantan.com, TANJUNG – Sebanyak 98 peserta mengikuti Diklat Standarisasi Guru Alquran Metode Tilawati Level 1, di Gedung Informasi Pembangunan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Sabtu (2/8).
Diklat ini digelar Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tabalong dengan menggandeng Koordinator Pengembangan Alquran (KPA) Metode Tilawati Tabalong.
Pelatihan Standarisasi Guru Alquran ini pun secara resmi dibuka Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf dan turut dihadiri Ketua KPA Metode Tilawati Tabalong, Wahyudinnor, perwakilan NU, Baznas serta Polres Tabalong.
Ketua PC PMII Tabalong, Muhammad Nor Azimy Ilhami, melaporkan bahwa diklat metode tilawati ini pertama kali digelar PMII di Kalsel.
“Kami sangat terima kasih karena sudah bisa berkolaborasi dengan metode tilawati, ini pertama kali se-Kalsel dan PMII yang mengadakan metode tilawati ini,” ungkapnya.
Azimy pun berharap, diklat metode tilawati ini bisa dilaksanakan kembali ke depan dengan bantuan dari Pemkab Tabalong dengan harapan kouta lebih banyak dan gratis.
Sementara itu, Wabup Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf mengatakan, Diklat Standarisasi Guru Alquran Metode Tilawati sebagai langkah nyata mencetak generasi Qurani di Kabupaten Tabalong.
“Hasilnya nantinya diharapkan bisa mewujudkan generasi Qurani di Kabupaten Tabalong,” ungkapnya.
Menurutnya, pelatihan metode tilawati ini juga merupakan bagian dari mendukung dan penerapan visi Tabalong Smart yaitu Religius.
“Pengamalannya berupa mengamalkan Alquran sendiri dan metode Tilawati. Menurut kami ini sangat mendukung visi kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, pelatihan ini juga termasuk dalam penerapan religius di sekolah-sekolah dengan pelaksanaan sekolah mengaji tingkat SD dan SMP se-Tabalong.
“Dan Insya Allah pada tahun 2026 kegiatan sekolah mengaji akan kita terapkan,” ucap Wabup Tabalong yang akrab disapa Habib Taufan.
Editor: Dad


