Lenterakalimantan.com, ALALAK – Suasana penuh semangat dan harapan mewarnai halaman SMP Negeri 2 Alalak, Senin (13/7/2026) pagi. Melalui upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang turut dihadiri para orang tua peserta didik baru, sekolah secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, sekaligus menandai dimulainya perjalanan pendidikan bagi siswa kelas VII.
Upacara yang dimulai pukul 07.30 Wita itu diikuti seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Kehadiran orang tua atau wali murid baru menjadi simbol sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMP Negeri 2 Alalak, Muhammad Yusuf, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan orang tua yang telah menitipkan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Ia menegaskan amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui proses pembelajaran yang berkualitas serta pembinaan karakter peserta didik. Muhammad Yusuf juga mengajak orang tua untuk terus menjalin komunikasi yang terbuka dengan guru maupun pihak sekolah.
“Apabila ada sesuatu yang kurang berkenan, baik yang didengar maupun yang dilihat, silakan datang ke sekolah. Kita komunikasikan bersama dan kita cari solusi yang terbaik demi perkembangan anak-anak kita,” ujarnya.
Dalam amanatnya, Muhammad Yusuf juga mengingatkan bahwa sistem pendidikan saat ini semakin menuntut kesiapan akademik peserta didik, terutama dengan diterapkannya Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai jenjang SMP.
Meski persiapan pelaksanaan TKA pada tahun sebelumnya hanya berlangsung sekitar tiga bulan, ia bersyukur hasil yang diraih peserta didik SMP Negeri 2 Alalak mampu melampaui rata-rata nilai tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurutnya, capaian tersebut turut berdampak pada meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di sejumlah SMA negeri favorit di Banjarmasin, seperti SMA Negeri 2, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 11.
Karena itu, ia mengajak seluruh peserta didik, khususnya siswa kelas VII, untuk membiasakan diri belajar dengan disiplin sejak awal tahun pelajaran.
Muhammad Yusuf juga menegaskan sekolah akan menerapkan penilaian secara objektif terhadap prestasi akademik, kehadiran, dan sikap peserta didik. Siswa yang tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan berpotensi tidak naik kelas.
“Belajar dengan sungguh-sungguh, jaga kehadiran, dan tunjukkan perilaku yang baik. Semua itu menjadi bagian penting dalam proses penilaian,” pesannya.
Menutup amanatnya, Muhammad Yusuf secara resmi membuka pelaksanaan MPLS Ramah SMP Negeri 2 Alalak Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengucapkan basmalah.
Rangkaian upacara kemudian diakhiri dengan penyerahan simbolis pembukaan MPLS dari kepala sekolah kepada salah seorang peserta didik baru sebagai tanda dimulainya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.


