lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Produksi air bersih Perumda Air Minum Intan Banjar dipastikan tetap berjalan normal di tengah kondisi kemarau. Bahkan, produksi air saat ini disebut mengalami peningkatan dibandingkan biasanya.
Kasubbag Hukum dan Humas PT Air Minum Intan Banjar, Mahyuni, mengatakan kelancaran produksi sangat bergantung pada pasokan air baku dari PT Air Minum Bandarmasih yang bersumber dari Riam Kiwa.
“Untuk produksi air, kami tidak mengalami penurunan, seperti biasa, bahkan ada peningkatan,” ujar Mahyuni, Jumat (11/9/2026).
Ia menjelaskan, selama pasokan air baku tetap lancar, distribusi air bersih kepada pelanggan di wilayah Kabupaten Banjar dan sekitarnya juga dipastikan aman.
Baca juga: Kekeringan Meluas di Bartim, 27 Desa Jadi Sasaran Droping Air Bersih Pemprov Kalteng
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak, terutama dengan memprioritaskan kebutuhan utama.
“Gunakanlah untuk yang penting saja,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebocoran pada jaringan pipa agar dapat segera ditangani oleh petugas dan mencegah pemborosan air.
“Kalau masyarakat melihat ada pipa-pipa kami yang bocor, segera laporkan ke kontak internal atau kantor layanan kami. Insyaallah akan kami tindaklanjuti dengan cepat,” jelasnya.
Mahyuni menambahkan, penghematan air penting dilakukan agar ketersediaan tetap terjaga, terutama di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kekeringan.
“Bukan hanya manusia, tapi tanaman juga bisa terdampak. Jangan sampai kekurangan air menyebabkan kerusakan yang lebih luas,” ujarnya.
Kualitas Air Bersih Terus Dipantau
Sementara terkait kualitas air, pihaknya memastikan pemantauan dilakukan secara rutin, bahkan hingga setiap jam. Jika air yang diterima pelanggan terlihat keruh, kondisi tersebut biasanya terjadi saat proses perbaikan jaringan.
“Setiap hari ada pengecekan, bahkan per jam. Kalau ada air yang kotor, kemungkinan saat perbaikan jaringan,” katanya.
Ia kembali mengingatkan pelanggan untuk segera melapor apabila menemukan kondisi air yang tidak normal agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Silakan laporkan agar kami bisa melakukan pembersihan pada jaringan pipa,” pungkasnya.
Editor: Rizki


