lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII dan Pekan Paralimpiade Provinsi (PEPARPROV) V Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025. Penyerahan penghargaan dihadiri Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, di Lapangan Bola dr. Murdjani, Banjarbaru, Minggu (18/10/2026).
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas perjuangan, dedikasi, dan kerja keras atlet serta pelatih dalam meraih prestasi pada ajang olahraga tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari latihan panjang, kedisiplinan, pengorbanan waktu, serta dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga dan pelatih.
“Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan, dedikasi, dan semangat pantang menyerah dalam membawa nama Kota Banjarbaru,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutannya.
Pada PORPROV XII Kalsel Tahun 2025, Kota Banjarbaru berhasil menempati peringkat ketiga. Sementara itu, pada PEPARPROV V Kalsel Tahun 2025, Banjarbaru meraih peringkat kedua.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Pemkot Banjarbaru memberikan penghargaan kepada atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu dari kategori perorangan, ganda, dan beregu. Penghargaan juga diberikan kepada para pelatih yang telah membimbing atlet hingga meraih prestasi.
Besaran penghargaan bagi atlet ditetapkan berdasarkan kategori pertandingan dan medali yang diraih. Untuk kategori perorangan, atlet peraih medali emas memperoleh Rp25 juta, perak Rp13,5 juta, dan perunggu Rp9,5 juta.
Pada kategori ganda, penghargaan diberikan sebesar Rp14 juta untuk medali emas, Rp11 juta untuk perak, dan Rp8 juta untuk perunggu.
Sementara itu, atlet beregu dengan anggota 3-5 orang memperoleh penghargaan sebesar Rp11 juta untuk medali emas, Rp8,5 juta untuk perak, dan Rp5,5 juta untuk perunggu. Adapun atlet beregu dengan anggota lebih dari enam orang menerima Rp6 juta untuk emas, Rp4,5 juta untuk perak, dan Rp3,5 juta untuk perunggu.
Pemko Banjarbaru juga memberikan penghargaan kepada pelatih berdasarkan kategori dan jumlah atlet yang dibina. Pelatih perorangan atau pelatih yang membina 2–4 atlet memperoleh Rp12,5 juta untuk medali emas, Rp8,5 juta untuk perak, dan Rp5,5 juta untuk perunggu.
Adapun pelatih beregu dengan lima atlet atau lebih menerima penghargaan sebesar Rp30 juta untuk medali emas, Rp20 juta untuk perak, dan Rp15 juta untuk perunggu.
Wali Kota berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Ia juga mengingatkan para atlet agar senantiasa berlatih dengan disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kepada para pelatih dan pengurus olahraga, ia mengajak untuk memperkuat pembinaan sejak dini, meningkatkan kualitas pelatihan, serta menciptakan lingkungan olahraga yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada prestasi.
Melalui pemberian penghargaan ini, Pemkot Banjarbaru berharap pembinaan olahraga di daerah semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, serta berprestasi. Dengan demikian, atlet Banjarbaru diharapkan dapat terus membawa nama baik daerah dalam berbagai kompetisi olahraga.
Editor: Tim Redaksi


