Sosialisasi Deteksi Dini Konflik Sosial di Kecamatan CLU Menyita Perhatian Warga

Kesbangpol Kabupaten Tapin laksanakan Sosilisasi Deteksi Dini KOnflik Sosial di Kecamatan Candi Laras Utara. Senin (20/5/2024).
Kesbangpol Kabupaten Tapin laksanakan Sosilisasi Deteksi Dini KOnflik Sosial di Kecamatan Candi Laras Utara. Senin (20/5/2024).

lenterakalimantan.com, RANTAU – Upaya pencegahan konflik sosial di Kabupaten Tapin semakin gencar dilakukan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin, melalui Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, menggelar sosialisasi deteksi dini konflik sosial di Aula Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), pada Senin (20/05/2024).

Dalam pertemuan itu turut hadir Ketua DPRD Tapin, Yamani, Ketua FKDM Tapin, Misran, Sekretaris DPRD Tapin, Noor Ifansyah, Kepala Badan Kesbangpol Tapin Aulia Ulfah. Kemudian hadir Camat CLU, Mukhadi, Danramil, Kapolsek, dan Helda Yuliana selaku Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Tapin.

Bacaan Lainnya

Para peserta yang hadir tidak hanya dari kalangan pemerintahan seperti kepala desa, tetapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda, serta Pengurus FKDM Kecamatan CLU. Kehadiran mereka menandakan tingginya antusiasme dan kesadaran akan pentingnya deteksi dini konflik sosial.

Aulia Ulfah menjelaskan pentingnya kegiatan ini, “Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kewaspadaan terhadap gejolak yang terjadi di masyarakat harus dimulai sejak dini. Masyarakat memiliki peran penting dalam melaporkan informasi sekecil apapun terkait adanya gangguan, mulai dari tingkat RT hingga kepala desa, untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ucapnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 49 tahun 2019, sosialisasi ini dirancang agar masyarakat mampu mendeteksi dini gangguan dan ancaman keamanan yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Pendekatan ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan tindakan preventif sehingga keamanan dan ketertiban di Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, tetap terjaga,” tambah Aulia Ulfah.

Selain itu, Aulia Ulfah berharap sosialisasi ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian individu terhadap lingkungan sekitar dan mencegah masuknya paham-paham radikal. “Dengan pemahaman yang diberikan, kita menyamakan persepsi tentang pentingnya penanganan konflik sosial. Sosialisasi ini juga diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyikapi setiap permasalahan dan menciptakan kondusifitas wilayah,” jelasnya.

Camat CLU Mukhadi memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Kami menyambut baik sosialisasi yang dilaksanakan Badan Kesbangpol Tapin. Dengan sosialisasi ini, diharapkan tidak ada konflik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Jika ada kejadian yang membahayakan kesatuan NKRI, kita bisa menyelesaikannya secara dini dan mencegahnya agar tidak meluas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mukhadi juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan proaktif dalam mendeteksi potensi konflik. “Organisasi di desa-desa harus bisa mengetahui secara dini apa yang menjadi sumber konflik agar segera bisa ditangani,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *