lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Wakil Bupati Tanah Laut, Muhammad Zazuli, resmi membuka Turnamen Bola Voli Antardesa Pemuda Cup III Tahun 2026 di Lapangan Voli Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, Senin (19/10/2026).
Turnamen yang diikuti 32 tim dari berbagai desa di Kabupaten Tanah Laut ini menjadi ajang pembinaan atlet muda sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat. Kegiatan tersebut juga digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Desa Pemuda ke-15 dan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut ke-61.
Kompetisi yang diselenggarakan Pemerintah Desa Pemuda bersama Karang Taruna Bangkit Bersama ini mempertandingkan dua kategori, yakni 24 tim putra dan delapan tim putri. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut, mulai dari Kintap hingga wilayah lainnya.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin Apresiasi Karya dan Program Pembinaan Warga Binaan Lapas Kelas IIA
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muhammad Zazuli menegaskan, Pemuda Cup III bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen tersebut menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan antarpemuda.
“Turnamen seperti ini bukan hanya persoalan pertandingan dan mencari siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga menjadi ruang bagi masyarakat kita untuk berkumpul, berkompetisi secara sehat, membangun persaudaraan, sekaligus menunjukkan bahwa desa mampu melahirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zazuli.
Ia berharap turnamen tingkat desa tersebut dapat melahirkan atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Tanah Laut ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
“Dari turnamen tingkat desa, kita harapkan lahir atlet-atlet yang nantinya dapat membawa nama Kabupaten Tanah Laut pada tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Ingatkan Soal Sportivitas Antarpeserta
Zazuli juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sportivitas, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta membawa nama baik desa masing-masing selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, perbedaan desa, tim, maupun dukungan tidak boleh menjadi penghalang untuk mempererat persatuan masyarakat.
“Kita boleh berbeda desa, berbeda tim dan berbeda dukungan. Tetapi kita tetap satu keluarga besar Kabupaten Tanah Laut,” pungkasnya.
Dana Hibah Dorong Kegiatan Positif di Desa
Sementara itu, Kepala Desa Pemuda, Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atas dukungan anggaran melalui program dana hibah pemerintah daerah di tingkat kecamatan.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga pemerintah desa memiliki dukungan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapan ke depannya, dana hibah ini terus ada di kabupaten maupun kecamatan, sehingga kami di desa ikut terbantu dalam melaksanakan berbagai kegiatan,” kata Zainal.
Ia menjelaskan, Pemerintah Desa Pemuda telah memanfaatkan dukungan anggaran tersebut untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan lintas sektor. Di antaranya Festival Kuda Lumping, Festival Maulid Habsyi, Tabligh Akbar, hingga Turnamen Bola Voli Pemuda Cup yang kini memasuki penyelenggaraan ketiga.
Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi sarana pengembangan seni dan budaya, peningkatan aktivitas keagamaan, serta pembinaan olahraga di tengah masyarakat.
Pemuda Cup III Ikut Gerakkan UMKM Lokal
Selain menjadi ajang olahraga, Pemuda Cup III juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Ramainya peserta dan penonton turut meningkatkan aktivitas perdagangan. Para pedagang mendapat kesempatan untuk menambah pendapatan sekaligus ikut menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat desa.
Zainal Arifin mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap olahraga bola voli menjadi salah satu alasan dipilihnya cabang olahraga tersebut untuk memeriahkan kegiatan desa.
“Tujuan pertama, kita ingin menghidupkan olahraga yang ada, kemudian menambah kegiatan UMKM bagi warga yang berjualan untuk menopang perekonomian mereka. Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini, yang berjualan ramai dan ekonominya meningkat,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan Pemuda Cup III Tahun 2026, Pemerintah Desa Pemuda berharap olahraga semakin berkembang, bibit-bibit atlet lokal terus bermunculan, dan kegiatan masyarakat mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian desa.
Editor: Rizki


