lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Perbaikan infrastruktur lingkungan dan akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Kuin Selatan, Belitung Utara, dan Teluk Tiram saat reses hari ketiga anggota DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, di Kedai 99 Trisakti, Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah, terutama kerusakan jalan gang dan ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di lapangan.
Terkait infrastruktur, warga mengeluhkan kondisi sejumlah jalan gang yang mengalami kerusakan parah. Mereka menyebutkan, usulan perbaikan telah diajukan sejak lama dan bahkan sudah melalui proses survei. Namun, hingga kini, perbaikan tersebut belum terealisasi.
Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti usulan tersebut agar akses lingkungan menjadi lebih baik dan kebutuhan infrastruktur dasar dapat dipenuhi sesuai skala prioritas.
Selain infrastruktur, persoalan data desil dalam pendataan kesejahteraan masyarakat juga menjadi perhatian. Sejumlah warga mengaku masih menemukan masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan sosial, tetapi tercatat dalam kelompok desil di atas enam.
Warga berharap proses verifikasi dan pemutakhiran data penerima bansos dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sebenarnya.
Data desil digunakan untuk mengelompokkan rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Meski demikian, penentuan penerima bantuan sosial tetap harus mengacu pada kriteria dan ketentuan masing-masing program. Karena itu, akurasi data menjadi faktor penting agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Saut Nathan Samosir mengatakan perbaikan infrastruktur lingkungan dan pembenahan pendataan penerima bantuan sosial menjadi dua persoalan yang perlu ditindaklanjuti.
“Jangan sampai warga yang sebenarnya layak menerima bantuan justru terkendala karena data yang belum sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.
Saut juga menyatakan akan mendorong pelaksanaan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Sosial Kota Banjarmasin untuk membahas berbagai kendala dalam proses verifikasi data penerima bantuan sosial.
“Harapannya, pendataan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan bisa lebih akurat, sehingga penyaluran bansos dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah dapat lebih tepat sasaran,” katanya.
Menurut Saut, penambahan petugas verifikasi juga perlu dipertimbangkan untuk mendukung proses pendataan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Dengan demikian, proses verifikasi diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan menghasilkan data yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Editor : Tim Redaksi


