lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Sekretariat DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) berkonsultasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) untuk mematangkan penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2027.
Kunjungan kerja dan konsultasi tersebut berlangsung di Kantor Wilayah Kemenkum Kalteng, Kamis (22/10/2026), dengan tujuan memperoleh masukan serta referensi dalam menentukan prioritas rancangan peraturan daerah (Raperda) sesuai kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
Rombongan Sekretariat DPRD Barsel dipimpin Kepala Bagian Hukum dan Persidangan, Agnaten Manfield, bersama sejumlah staf. Kedatangan mereka diterima Ketua Kelompok Kerja (Pokja) II Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Andri.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada penyusunan Propemperda agar perencanaan pembentukan peraturan daerah dapat dilakukan secara terencana, terpadu, dan sistematis.
Andri menjelaskan, penyusunan Propemperda perlu memperhatikan urgensi setiap usulan Raperda, dasar kewenangan, kebutuhan hukum masyarakat, serta kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
Menurutnya, perencanaan yang matang menjadi fondasi untuk menghasilkan produk hukum daerah yang berkualitas dan dapat diterapkan. Koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah juga diperlukan untuk menentukan skala prioritas serta menghindari tumpang tindih aturan.
Sementara itu, Agnaten Manfield menyampaikan konsultasi tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk mendapatkan masukan dalam mempersiapkan Propemperda Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027.
“Kami berharap melalui konsultasi dan koordinasi dengan Kanwil Kemenkum Kalteng, penyusunan Propemperda Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 dapat lebih terarah, dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah, skala prioritas, serta kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, menegaskan pentingnya sinergi antara pihaknya, DPRD, dan pemerintah daerah dalam merencanakan regulasi yang berkualitas.
Ia berharap setiap Raperda dirancang secara cermat, memiliki urgensi yang jelas, serta selaras dengan ketentuan hukum agar dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui koordinasi tersebut, penyusunan Propemperda Barsel Tahun 2027 diharapkan semakin terarah sehingga menghasilkan regulasi yang berkualitas, memberikan kepastian hukum, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Editor: Tim Redaksi


