lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) menjadi tuan rumah Rakor Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia, dilantai 3 Gedung Utama Politala, Jumat (15/7).
Rakor Rektor se Indonesia itu dihadiri Ketua Dewan Penyantun Politala Dr H Syihabuddin Chalid, seluruh dosen dan pejabat non struktural di Politala, serta seluruh kepala SMK se-Kalsel.
Direktur Politala, Dr Hj Mufrida Zein S.Ag., M.Pd mengatakan, dirinya sangat bangga bisa dikunjungi oleh para direktur Politeknik Negeri se-Indonesia.
“Acara ini berbarengan dengan ajang Porseni mahasiswa Politeknik se-Indonesia di Kota Banjarmasin,” katanya.
Lanjut dia, tujuan dari pertemuan itu untuk memperkuat forum direktur dalam peningkatan prestasi dan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berdasarkan Project Based Learning (PBL).
Apa itu Problem Based Learning ? merupakan pembelajaran berbasis masalah, yaitu model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu produk.
Lantas mengapa harus Problem Based Learning ? Problem Based Learning adalah sebuah model pembelajaran kontekstual dengan menggunakan masalah sebagai fokus utama dari pembelajaran.
Adapun Keuntungan dari penggunaan PBL dalam pembelajaran adalah salah satunya dapat meningkatkan kemampuan analisis dari pembelajar yang sangat cocok diterapkan di dunia pendidikan.
“Karena itu kami mengajak bersama sama dengan SMK, mari kita samakan persepsi tentang metode PBL ini sebagai suatu perubahan belajar yang sesuai dengan prinsip Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,” pungkasnya.
Sejumlah narasumber berkompeten juga dihadirkan seperti Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Ristek, Dr Beny Beny Bandanadjaja ST MT. Pakar Pendidikan Vokasi, Dr Wikan Sakarinto. ST., MSc., PhD dan Direktur Politeknik Batam Uuf Brajawidagda PhD.


