• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Kisah Pejuang Veteran Tala Melawan Musuh di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Kisah Pejuang Veteran Tala Melawan Musuh di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Berita

Kisah Pejuang Veteran Tala Melawan Musuh di Perbatasan Indonesia-Malaysia

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
4 Min Read
Riskiwiyono, pejuang Veteran Tala tinggal di Pelaihari.
Riskiwiyono, pejuang Veteran Tala tinggal di Pelaihari.
SHARE

lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Perjalanan hidup Riskiwiyono (80) nyaris luput dari perhatian publik. Padahal, pria kelahiran Surabaya Jawa Timur ini merupakan salah satu pejuang kemerdekaan Republik Indonesia (Veteran).

Bahkan, mungkin tak banyak orang yang tahu tentang cerita haru yang dialami pensiunan tentara ini semasa muda melawan penjajah.

Dari ceritanya, Riskiwiyono Ayah dari M. Hardiansyah (LSM Merah Putih Tala) pernah ikut melawan penjajah saat agresi militer di perbatasan Indonesia di Kalimantan Timur sekarang Kalimantan Utara Antara Inggris, Malaysia dan Australia.

Ia membuka cerita, 61 masuk tentara dilantik jadi prajurit 2 bertugas di 1162 dari Brawijaya ke Kalimantan lalu di Tempat Tangsi 10 Pekauman Banjarmasin.

Kantor saya di Koanda, kemudian dikirim ke Sungai Ulin Banjarbaru lalu dikirim latihan riders selama 4 bulan pelatihnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Tidak lama Saya dikirim ke Pelaihari, tahun 63. Selanjutnya tahun 1964 ditugaskan perbatasan Malaysia daerah Labang.

Dari sana mulai merasakan perang. Saya merasakan berperang melawan Malaysia yang merupakan jajahan Negara Inggris dan Australia (mereka bersekongkol) ingin merebut pos Lintas Udara (Linud) 600 R dari tangan TNI.

“Kami diserang menggunakan bom oleh Inggris, Linud hancur kena bom. Disitu saya merasakan nyawa terasa ada di leher mau lepas sebab satu teman saya seorang TNI meninggal dalam serangan itu. Kami bertahan dan sesekali melakukan perlawanan sambil menghindar,”katanya.

Pihaknya menghindar itu lantaran senjata mereka dengan kita tidak sebanding dengan musuh menggunakan senjata melengkung dan senjata mortir yang canggih. “Kita hanya senjata perorangan mereka senjata mortir melengkung super canggih,”katanya.

Namun pada akhirnya dalam perang itu kita berhasil menang walaupun peralatan seadanya, di bawa Komandan Kompi Pak Suhadi dan waktu itu saya di Peleton II dibawa komando Sersan Mayor Untung.

Selanjutnya saya kembali ke Kalimantan Selatan, tak lama berselang kembali dikirim ke Bandung ikut latihan terjun payung. “Ada 7 kali terjun payung di lapangan, terjun payung malam satu kali dan terjun payung di hutan satu kali,”urainya.

Usai mengikuti pelatihan terjun payung pada tahun 1966 ditugaskan kembali. Dari Kalimantan ke Jakarta untuk mengawal atau mengamankan para jenderal dan rumahnya yang waktu itu ingin dibunuh PKI.

“Seperti pak Harto dan panglima Kodam 10 Sabirin Muhtar saya kawal pada waktu itu zaman PKI,”katanya.

Menilik dari masa itu pensiunan tentara berpangkat terakhir sersan satu ini berharap Republik Indonesia benar-benar merdeka sebab saat ini peralatan sudah canggih tidak seperti dulu peralatan perang masih apa adanya.

Bahkan ia menilai masih banyak hal yang masih mengancam kemerdekaan seperti pemberontakan di beberapa wilayah RI masih terjadi. “Saat ini Irian Jaya masih ada pemberontakan, Poso ada pemberontakan dan beberapa daerah kita,”katanya.

Tak cuma itu sambung dia kesenjangan sosial di masyarakat masih terjadi dan cukup tinggi, Ini menjadi salah satu yang harus dituntaskan.

Dari Kehidupannya saat ini, sang pejuang Veteran hidup sederhana itu mengaku bersyukur masih diberikan kesehatan oleh Allah SWT, walaupun Istri tercintanya telah mendahului beberapa tahun lalu.

Selanjutnya untuk perhatian dari pemerintah ia bersyukur selain dari gaji sebagai pensiunan TNI ia juga dapat honor sebagai veteran.

“Kalau dari jaminan kesehatan saya dan keluarga ada BPJS. Jaminan kesehatan itu sama dengan pada umumnya masyarakat,”tutupnya.

Terpopuler

Sambut May Day, Serikat Pekerja Kalteng Siapkan Aksi Damai dan Kegiatan Sosial
Berita
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Pekan Raya Banjarmasin 2023 Resmi Dibuka

Serbu Perpustakaan, 14 Anak TK Nurul Muhibbah Disuntik Literasi Sejak Dini

Pemkab Tabalong Bakal Daftarkan Pekerja Rentan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Gempur Narkoba! Polres Tala Ungkap 14 Kasus, Barang Bukti Dimusnahkan

Arifin-Akbari Deklarasi Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin

Bawa Sabu, Pemuda Pekapuran Ditangkap Polantas Banjarmasin

Bupati Kapuas Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama

Pemkab Banjar Gelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan RPJMD 2025-2029

Dirham Zein: AI Harus Jadi Alat Bantu, Bukan Pengganti dalam Dunia Hukum

KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam, Sejumlah Barang Ditemukan Setelah Pencarian 72 Jam

TAGGED:Pelaihari
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Sempat Buron Pelaku Pembunuhan di Candi Laras Utara Tapin Menyerahkan Diri ke Polisi
Next Article Atasi Corona, Bupati Banjar Ajak Warga Hidupkan Burdah Atasi Corona, Bupati Banjar Ajak Warga Hidupkan Burdah

Latest News

Bupati HSU
Bupati HSU Ajak Masyarakat Bangkitkan Budaya Baca di Puncak Festival Literasi
KALIMANTAN SELATAN April 30, 2026
HUT ke-74 HSU
HUT ke-74 HSU, Bupati Sahrujani Paparkan Capaian “HSU Bangkit” di Rapat Paripurna DPRD
KALIMANTAN SELATAN April 30, 2026
Ketatnya Penilaian FLSN Bartim 2026 Ungkap Besarnya Potensi Siswa
Berita April 30, 2026
Adira Finance
Laba Bersih Adira Finance Tumbuh 26 Persen pada Kuartal I 2026
Ekonomi April 30, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?