lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong berencana mendaftarkan ribuan pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Pemberian perlindungan bagi pekerja rentan ini dibahas rapat koordinasi (Rakor) Pemkab Tabalong bersama BPJS Ketenagakerjaan di Aula Tanjung Puri, Kamis (16/1).
Rakor tersebut dipimpin langsung Pj Bupati Tabalong Hj Hamida Munawarah, dan turut di hadiri Pj Sekda Tabalong H Nanang Mulkani, Plt Kadisnaker Tabalong Subhan, Kepala BPJAMSOSTEK Tabalong Tanjung, Eko Eklam Noprianto serta sejumlah OPD terkait.
Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnaker Tabalong, Raudhatul Jannah mengatakan, para pekerja rentan yang diberikan perlindungan berdasarkan database di Aplikasi Silangkar.
“Kami sudah mengambil dari aplikasi Silangkarr terkait data masyarakat ekstrim miskin ada sebanyak 15.136 pekerja rentan berumur 18 tahun sampai dengan 65 tahun,”katanya.
Adapun kategori pekerja rentan yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan Peraturan Bupati di antaranya penggiat agama, buruh tani, petani, peternak, pekebun, kuli bangunan, tukang ojek, pedagang hingga buruh harian.
Sedangkan berdasarkan hasil verifikasi pihak BPJS ketenagakerjaan yang didapatkan 8.350 orang yang akan siap dilakukan pembayaran.
“Sementara berdasarkan pada peraturan bupati saat ini posisi peraturan bupati lagi menunggu hasil persetujuan dari kemendagri,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPJamsostek Tabalong Tanjung, Eko Eklam Noprianto menjelaskan, perlindungan yang diberikan untuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian kerja bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrim.
Adapun nominal besaran yang diberikan berupa santunan kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggal sebesar Rp. 70 juta termasuk ditambah beasiswa untuk dua orang anak sampai kuliah dengan total maksimal Rp. 174 juta.
Kemudian jaminan kematian dimaksud yaitu meninggal biasa yang diberikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 42 juta.
“Harapannya dengan program yang dibantu oleh Pemda ini, masyarakat miskin dan miskin ekstrim kita tidak turun lagi,”jelasnya.
Editor: Tim Redaksi


