RSUD Balangan Klarifikasi Isu Lumpuh Pasca Vaksin Seorang Pasien

lakukan-press-conference-rsud-balangan-klarifikasi-isu-lumpuh-pasca-vaksin.jpeg 23 Januari 2022
lakukan-press-conference-rsud-balangan-klarifikasi-isu-lumpuh-pasca-vaksin.jpeg 23 Januari 2022

lenterakalimantan.com, PARINGIN – Menaggapi isu warga diduga lumpuh pasca Vaksinasi Covid-19, Manajemen RSUD Kabupaten Balangan, berikan klarifikasi isu yang menyebar luas di media sosial, bertempat di RSUD Balangan, Selasa (18/01/22) malam

Adapun yang hadir pada press comperence, Direktur RSUD Balangan Dr. Sudirman didampingi Kabid Pelayanan Medis Dr. Sindho Buana, Plt Kepala BPBD H. Rahmi, dan Dokter Penyakit Dalam, Dr. Riswanto serta istri dari pasien terkait Memberikan penjelasan mengenai penyebab pasien tersebut.

Bacaan Lainnya

Kabid Pelayayanan Medis RSUD Balangan Dr. Sindho Buana dalam keterangannya mengatakan Pihaknya turun tangan menangani kasus yang dialami seorang warga Lampihong Wardi (49) tahun yang saat ini  masih dilakukan perawatan di RSUD Balangan.

Diketahui Wardi tiba-tiba mengalami gejala lemas, pusing, mual  yang diduga sebagai kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Disampaikan oleh Dr. Sindho Buana bahwa pasien masuk ke IGD RSUD Balangan pada hari Sabtu 15/01, yang sementara di rawat oleh dokter spesialis penyakit dalam,

“Dari hasil anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang laboraterium diagnosa sementara pasien adalah infeksi saluran kemih, hipetitis B dan ada kecurigaan encephalophaty hepatikum dan kemungkinan ada tumor di dalam kepala maka akan direncanakan CT SCAN kepala dan mata sebelah kiri ” ucapnya.

Ditambahkan Dokter spesialis penyakit dalam Dr. Riswanto yang menangani pasien, sangat tidak mungkin penyakit yang diderita pasien akibat KIPI Vaksin, dikarenakan pasca menerima vaksin pertama pasien tidak ada reaksi alergi, sedangkan pasien muncul gejala setelah lebih dari 48 jam setelah vaksin yang kedua.

LHal yang sama disampiakan Direktur RSUD Balangan Dr. Sudirman gejala KIPI yang sering kali muncul yaitu berupa alergi, sakit kepala, demam, mual, muntah dan nyeri di tempat suntikan. HIPI bisa terjadi sesaat setelah vaksin sampai dua hari setelah pemberian vaksin. KIPI yang lewat dua hari angka kejadiannya sangat jarang terjadi, keluhan yang muncul setelah 48 jam setelah vaksinasi patut dicurigai sebab yang lain termasuk orang yang tertular covid-19, Jika tidak memenuhi protokol kesehatan.

Plt. Kepala BPBD H. Rahmi juga turut menyampaikan Untuk selalu mejaga kesehatan badan, lingkungan dan tentu dari pemerintah selalu memberikan perhatian serta pelayanan kesehatan masyarakat yang jangan sampai terabaikan.

Dia mengimbau, bagi warga yang yang belum vaksin, mari kita selesaikan vaksin ini, dimana program vaksin adalah program nasional yang di tugaskan oleh presiden tentu kita menjalankan dengan sepenuh hati dan harus sesuai prosedur yang di amanahkan, maka tak perlu takut karena sampai hari ini vaksinasi kita di Kabupaten Balangan hampir 80%, tutup Rahmi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.