lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Anggota Komisi II DPRD Tala dari Fraksi Gerindra Upik Astuti meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Tala, untuk memperbaiki semua jalan rusak di Desa Sungai Pinang sampai Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Senin (18/7/2022).
Menurutnya, saat ini masih banyak jalan rusak parah disepanjang jalan Sungai Pinang sampai Desa Martadah akibat dampak banjir tahun 2021 lalu.
Ia mengatakan, titik jalan mengalami rusak berlubang, selain umur jalan tersebut sudah terlalu lama tidak ada pembangunan.
Apalagi kata Upik Astuti, dampak lintasan angkutan berat saat pengalihan jalan pada waktu ada perbaikan jalan di Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati.
Upik Astuti berharap pihak Pemerintah Daerah memperhatikan jalan yang rusak di sejumlah titik tersebut, bisa dilakukan perbaikan dengan cepat.
“Jalan rusak di Sungai Pinang sampai Martadah, itu sudah cukup lama. Kasihan sama pengguna jalan sering terjadi kecelakaan nabrak lubang jalan,” Ucapnya.
Politisi Gerindra itu mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah tidak mendapatkan perhatian khusus, menurut temuan dia di lapangan perbaikan hanya dengan tambal sulam saja.
“Saya berharap, perbaikan jalan Sungai Pinang sampai Martadah dilakukan dengan pengaspalan total.
,agar tidak cepat rusak kembali,” Imbuhnya.
Terpisah Kepala Bidang Bina Marga DPUPRP Tala Dwi Hadi Putra,ST, mengatakan, terkait kerusakan di ruas jalan Sungai Pinang sampai Martadah. Pihak PUPRP Tala sudah melakukan perbaikan di Titik yang rusak di Martadah.
“PUPRP Tala sudah lakukan pemeliharaan dengan melakukan cutting terhadap jalan yang rusak saat ini tinggal kita gali,” Kata Dwi Hadi Putra saat dimintai konfirmasi, Selasa (19/7/2022).
Dwi menjelaskan, perbaikan jalan tersebut masih menunggu agregat untuk dipadatkan terhadap jalan yang sudah dilakukan cutting dan saat ini kondisi cuaca sering terjadi hujan.
“Jadi kita masih menunggu, jangan sampai nantinya jalan yang sudah di gali terlambat untuk di isi agregat karena malah membahayakan pengguna jalan,” Bebernya.
Menurutnya, untuk tahun 2022 kerusakan jalan Sungai Pinang sampai Martadah masih dilakukan pemeliharaan. Namun perbaikan secara keseluruhan sudah ada usulan di tahun 2023 itupun melihat anggaran yang ada dulu.


