lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Demi bisa membongkar suatu keluhan masyarakat terkait pelayanan terkesan kurang baik di Rumah Sakit.
Seorang pria rela menyamar sebagai pasien ikut antrian seperti masyarakat biasa.
Pria tersebut adalah Wakil Bupati Tala Abdi Rahman, Penyamarannya merespon aduan masyarakat terkait antrian dan pelayanan di RSUD H Boejasin, beberapa hari yang lalu, sudah dilakukan rapat bersama untuk mencari penyelesaian masalah tersebut.
Di tulis diakun Facebook Wakil Bupati Abdi Rahman, sekitar pukul 07.00 Wita pagi, ia datang ke RSHB dibonceng sepeda motor dengan memakai kaos panjang warna hitam bertopi.
Saat itu penyamarannya tidak diketahui masyarakat yang sedang antri dan sempat terlihat ada beberapa masyarakat yang merasa kesal karena tindakannya yang menyerobot antrian.
“Setelah ikut mengantri saya pun membuka penyamaran dan mengajak para petugas dan jajaran RSUD H.Boejasin untuk bersama-sama merealisasikan hasil – hasil rapat kemarin,” Katanya baru-baru ini (22/7).
Abdi Rahman menuturkan, dalam waktu singkat antrian selesai serta tidak ada pasien yang tidak kebagian nomor.
Ia menambahkan, sesuai dengan amanah Bupati HM Sukamta, pihaknya selalu menegaskan seluruh jajaran ASN Tala untuk bekerja dan memberikan pelayanan maksimal.
“Terkait pelayanan di RSUD H Boejasin, dari rapat sebelumnya telah didapatkan kesepakatan untuk menghapus kuota pasien, kecuali pada kondisi tertentu yang memang harus dibatasi,” Ujarnya.
Ia juga memaparkan, selain itu juga akan dilakukan penyempurnaan pada sistem pelayanan dan aplikasi BISA (Boejasin Information System And Application) sehingga permasalahan-permasalahan yang ada sekarang dapat teratasi.
Orang nomor dua di Tanah Laut itu tegaskan, Informasi/edukasi kepada masyarakat akan gencar dilakukan mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa, serta akan dilakukan sosialisasi pada kegiatan Manunggal Tuntung Pandang.
“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran RSUD H Boejasin yang sudah bekerja keras membenahi pelayanan dan allhamdulillah hasilnya sudah bagus, terbukti hari ini dalam waktu 15 menit sudah tidak ada antrian,” Pungkasnya.
Wabup, berharap dengan diterapkannya kebijakan-kebijakan baru ini tidak ada lagi antrian panjang dan tidak ada pasien yang kembali pulang ke rumah tanpa penanganan karena keterbatasan kuota.


