lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Ketua DPRD Tala Muslimin menyatakan, pihak Dewan sudah menyetujui anggaran bantuan sosial BLT sebagai pengalihan subsidi kenaikan harga BBM, yang disiapkan Pemerintah Daerah.
“Anggaran Bantuan Langsung Tunai ( BLT) itu , untuk menekan inflasi sebesar Rp 13 miliar,” katanya saat di temui di Gedung Paripurna DPRD Tanah Laut, Senin (3/10).
Menurutnya, Bansos akan di salurkan oleh Pemkab Tala, melalui Dinas Sosial dan Diskopdag Tala.
“Cara penyalurannya di utamakan kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, seperti jasa Ojek dan para UMKM,” ujarnya.
Ia menyebut, bantuan sosial berupa uang tunai tersebut, bisa disalurkan selama tiga bulan kedepan selama tahun 2022.
“Intinya bantuan sosial ini, sebagai salah satu upaya mengantisipasi dampak kenaikan BBM , yang beberapa waktu lalu ada kenaikan, dan dimungkinkan adanya inflasi di Daerah Tala,” tukasnya.
Ia juga mengatakan, sebagian dana anggaran Bantuan Langsung Tunai diambil 2% dari Dana Alokasi Umum dan APBD, mengikuti instruksi dari pihak Pusat.
Muslimin menegaskan, dimana nantinya penyaluran Bansos ini bisa tepat sasaran, kepada keluarga penerima manfaat, yang benar-benar memerlukan.
Sedangkan anggaran Rp 13 miliar sudah disiapkan, semoga cukup dan bisa membantu Masyarakat Tala.


