lenterakalimantan.com, RANTAU – Mengingat tingginya curah hujan pada bulan November bahkan diprediksi sampai bulan Desember dan Januari 2023, BPBD Tapin kembali aktifkan posko siaga bencana.
Posko siaga itu mulai jalan terhitung dari tanggal 14 November sampai dengan 14 Desember 2022 di samping kantor BPBD Kabupaten Tapin.
Posko siaga bencana dijaga 10 personil yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Tagana, Orari, TSR PMI, Satpol PP dan Damkar, perwakilan Bapara Tapin dan TRT dan perwakilan BPBD yang jaga secara berganti.
Khairani Kasubid Kedaruratan dan Logistik mengatakan, sejak dilaksanakannya apel siaga bencana tanggal 15 November lalu, BPBD Tapin mulai mengaktifkan posko siaga bencana banjir sampai tanggal 14 Desember 2022.
“Antisipasi curah hujan tinggi dari Desember sampai Januari, kita juga telah melaksanakan apel siaga bencana dan membentuk Posko gabungan,” ucap Khairani.
Sementara itu pada kejadian angin puting beliung disertai hujan yang terjadi di desa Cempaka, Kelurahan Raya Belanti, Kecamatan Binuang pada 17 November jam 19.11 wita.
Kejadian menyebabkan dua buah rumah mengalami kerusakan di Rt.03 Rw.005 dan terdampak terhadap 2 kepala rumah tangga atas nama Sarikem 2 jiwa, kerusakan mencapai 30 persen dan atas nama Udin 4 jiwa kerusakan 25 persen.
Atas kejadian itu BPBD Tapin segera menyalurkan buferstok berupa makanan siap saji kepada korban yang terdiri air mineral, mie instan, susu kental manis, kecap, beras dan sarden.
“Himbauan kita, saat ini sedang musim penghujan dan dengan adanya bencana angin puting beliung yang tidak dapat kita hindari, jika bencana susah sampai,”.
“Jika harapkan kepada instansi terkait yang memiliki dana sosial kita harapkan bisa memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang mengalami musibah,” kata Kepala BPBD Tapin H Raniansyah saat diwawancarai awak media.


