lenterakalimantan.com, PARINGIN – Banjir Kecamatan Juai Kabupaten Balangan, Kalsel. Meluas bahkan, kini sudah 6 desa yang terendam, akibat intensitas hujan tinggi.
Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Inf Dwi Hendrajaja MIPol melalui Danramil 01/Juai Kapten Cba Virgo Evriansyah, mengungkapkan enam desa terdampak banjir yaitu, Desa Galumbang.
“Dengan ketinggian air sekitar 10 cm hingga 30 sentimeter menggenangi halaman rumah penduduk, dimana ada lima Kepala Keluarga (KK) di RT1, tiga KK di RT 2 serta dua KK di RT 3 yang terdampak banjir,”kata dia Jum’at (18/11/2022).
Kemudian, di Desa Juai RT 1 ada 1 KK, RT 2 ada enam KK, RT 3 ada delapan KK dan RT 4 ada tiga KK yang terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm.
Desa Sumber Rezeki, Kecamatan Juai yang berbatasan dengan Desa Juai tak luput dari genangan air yang mencapai ketinggian 60 cm.
Ada juga Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai yang terendam dengan ketinggian air di halaman rumah penduduk mencapai 15 cm sampai 40 cm, dimana ada 5 KK di RT 1, dua KK di RT 2, serta tujuh KK di RT 3 yang terdampak banjir.
“Selanjutnya, Desa Mungkur Uyam tak luput dari genangan air yang mencapai 30 sampai 100 sentimeter di halaman rumah penduduk. Di desa ini ada 2 KK di RT 2 yang terkena banjir. Dan terakhir, Desa Buntu Karo ada 6 KK di RT 1 yang terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 40 cm di halaman rumah penduduk,” jelasnya.
Dikatakan pula, setelah mendapat laporan dari warga, Babinsa Koramil 01/Juai Kodim 1001/HSU Balangan langsung turun ke lokasi banjir untuk melakukan monitoring genangan air di Desa Sumber Rejeki.
Melihat kondisi tersebut Babinsa Koramil 01/Juai langsung sigap membantu anak yang ingin pergi ke sekolah dengan menggunakan perahu karet.
“TNI AD harus bisa menjadi solusi bagi masyarakat dalam kondisi apapun, seperti Babinsa Juai sigap cepat membantu warga masyarakat yang kesulitan, terlebih untuk anak sekolah yang akan pergi ke sekolah,” kata Kapten Cba Virgo.
Menurut dia membantu warga masyarakat tersebut merupakan tugas TNI dalam mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar.
Pada lokasi kerap menjadi langganan banjir apabila musim hujan tiba.
“Intensitas curah hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Balangan meluap serta menggenangi wilayah di sekitarnya,” ujarnya.
Saat ini, sambung dia tim SAR gabungan bersama anggota TNI/Polri wilayah setempat melakukan upaya pembantuan dan penanganan kepada warga masyarakat yang terdampak banjir.
Aparat gabungan juga telah mengingatkan warga untuk tetap waspada apabila ada banjir susulan.
“Aparat juga membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan mengevakuasi barang-barang berharga milik warga ke tempat yang lebih aman,”tandasnya.


