Kepala BPKP Sindir Keras Bank Kalsel, Porsi Kredit UMKM Terlalu Kecil

Rudy M Harahap ( Foto Istimewa)
Rudy M Harahap ( Foto Istimewa)

lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Sebagai Bank Daerah yang mengelola dana suntikan dari Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel dan Kabupaten Kota, Bank Kalsel diminta untuk meningkatkan porsi kredit pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kritikan dan sindiran tersebut disampaikan langsung Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap,

Bacaan Lainnya

“Porsi kredit untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Harus lebih ditingkatkan,”kata Rudy ketika Shareholder Conference Bank Kalsel di Taman Siring KM 0, Banjarmasin, Rabu (9/11).

Ia menilai, porsi kredit yang diberikan Bank Kalsel kepada UMKM masih terlalu kecil ketimbang sektor korporasi.

Padahal berdasarkan perhitungan rasio yang ada, masih terdapat peluang dana untuk kepentingan UMKM.

Ia berharap agar Bank Kalsel meningkatkan governance, risk and compliance (GRC) serta memberikan kontribusi maksimal kepada pembangunan daerah.

“Dengan demikian, Bank Kalsel benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Kalsel,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh kepala daerah selaku pemegang saham Bank Kalsel agar menjaga GRC.

“Terutama memastikan komposisi dewan komisaris dan direksi,” tambahnya.

Menurutnya, dewan komisaris dan direksi harus lengkap dan tidak sering dilakukan pergantian.

Alasannya, bongkar pasang akan menghambat kinerja dalam jangka pendek dan panjang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.