lenterakalimantan.com, BARABAI – Ketua Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Sena Wangi) Sumari memberikan penghargaan secara langsung kepada Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi.
Penghargaan diterima Bupati Aulia di Auditorium Kantor Bupati HST, Senin (9/1/2023) malam.
Penghargaan itu diberikan kepada Bupati Aulia atas komitmennya dalam pelestarian dan pemajuan wayang kulit Banjar.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia mengatakan Pemkab HST menyambut baik dan sangat mendukung upaya pengembangan Seni Wayang Kulit Banjar, sebagai upaya untuk melestarikan kesenian daerah.
Bupati mengungkapkan bahwa wayang merupakan literasi budaya kultural yang harus dilestarikan agar generasi muda dapat mengambil contoh dan teladan yang baik dari kesenian tersebut.
“Dalam pelestarian diperlukan peningkatan SDM baik secara kualitas maupun kuantitas, agar lebih efektif mengajarkan wayang di komunitas-komunitas dan lembaga pendidikan, tidak hanya dikalangan keluarga pewayangan tapi juga bagi masyarakat umum,” ungkapnya.
Bupati Aulia pun mengucapkan terima kasih atas diberikanya anugerah budaya dari Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Sena Wangi).
“Semoga penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi kita semua dalam melestarikan seni budaya di Kabupaten HST khususnya Wayang Kulit Banjar,” tutup Bupati Aulia.
Acara dirangkai dengan penyerahan hasil riset BRIN tentang pertunjukan wayang kulit Banjar, penghargaan kegiatan aruh sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XIX Tahun 2022 yang diselenggarakan di Kab Tanah Laut.
Prestasi menjadi juara umum menjadikan Kabupaten HST secara berturut-turut selama tujuh tahun menjuarai lomba cipta puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan dari tahun 2016-2022.
Dalam acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Sena Wangi, Perwakilan BRIN Kalsel, Plt Kepala Dinas Pendidikan, para Dalang Wayang Kulit Banjar, dan para pelaku seni Kabupaten HST.


