lenterakalimantan.com, RANTAU – Tapin Art Festival tambah meriah. Hal itu lantaran anak perusahaan Hasnur Group yakni Bhumi Rantau Energi (BRE) turut ambil bagian dalam kegiatan Tapin Art Festival.
Selain mengadakan pelatihan membuat kain sasirangan, Stand PT.BRE juga menampilkan produk UMKM binaan perusahaan.
Feri Yanuar Feizel Generasi Manager PT.BRE, pembukaan Tapin Art Festival tahun 2023, bertempat di Ruang Terbuka Publik, RTH Rantau Baru, Senin (07/08).
mengatakan dalam rangka memeriahkan Tapin Art Festival, PT.Bhumi Rantau Energi anak perusahaan PT.Hasnur Group dan PT.Padang Karunia Group ikut mensupport dana serta membuka stand pameran untuk menampilkan produk – produk UMKM binaan.
“Melalui kegiatan Tapin Art Festival dengan mengangkat kesenian dan budaya daerah serta mengangkat UMKM daerah, diharapkan melalui kegiatan ini bisa meningkatkan, taraf hidup perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, Tapin Art Festival merupakan pagelaran seni dan budaya serta ajang untuk menampilkan UMKM unggulan daerah agar bisa dilihat masyarakat Banua dan secara nasional.
Melalui momen ini tentu banyak produk UMKM hasil binaan perusahaan yang ditampilkan, baik produk sasirangan dan produk UMKM makanan kemasan khas Tapin, seperti keripik pisang dan berbagai makanan olahan lainnya yang bisa menjadi alternatif cemilan pengganti cemilan yang beredar saat ini.” Ujarnya kepada awak media.
Feri Yanuar Feizel menambahkan, dengan kegiatan Tapin Art Festival tidak hanya memberdayakan usaha masyarakat, kegiatan sekaligus mengangkat kesenian dan budaya daerah serta mengangkat UMKM di daerah dan tentu saja kegiatan ini bisa meningkatkan, taraf hidup perekonomian masyarakat.
“Kita berharap Tapin art festival bisa berlangsung setiap tahun, karena melalui kegiatan ini kita dapat berkumpul dan mempersatukan perusahaan dan pemerintah daerah, serta antara pengrajin dengan pembeli, juga bertemunya pengusaha dengan masyarakat melalui UMKM,”katanya.
Sehingga melalui kegiatan ini kita dapat bekerjasama dan kegiatan dapat berputar, baik dari segi jual beli dan order produk yang dihasilkan, sehingga kedepannya kita bisa mempunyai market yang lebih luas yang hasilnya tentu saja bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.” Paparnya.
Yanuar Feizel, bilang dalam mendukung Tapin Art Festival, PT.BRE bekerjasama dengan pemerintah daerah juga melaksanakan pelatihan dengan menghadirkan narasumber ahli dalam bidang kain sasirangan yang tujuannya untuk mengajak generasi muda untuk melestarikan bagaimana cara membuat sasirangan.
“Kita harapkan masyarakat Indonesia bisa melihat potensi yang ada kabupaten Tapin, baik perkembangan seni maupun UMKM nya bisa di ketahui oleh masyarakat luas,” tandasnya.


