lenterakalimantan.com, JAKARTA – Pesatnya perkembangan game di Indonesia tak lepas dukungan besar dari pihak pemerintah. Terutama dalam upaya meningkatkan industri game lokal, Apalagi pemerintah merencanakan bakal menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres), Senin (18/9/2023).
Berdasarkan laman Uzone.id, dikutip lenterakalimantan.com regulasi ini memiliki cakupan yang luas dan komprehensif. Selain memberikan perlindungan hukum yang solid, Perpres juga bakal memfokuskan pada berbagai aspek lain.
Yudi Anwar Developer Uzone.id mengatakan gamer Pertumbuhan industri game baik dari skala Nasional maupun Global meliputi beberapa poin penting yang akan diatur pemerintah, antara lain: pengembangan SDM, peningkatan promosi dan akses pasar.
Menurut dia Penyediaan infrastuktur, pendanaan serta penguatan regulasi lainnya. Selain itu, implementasi Perpres akan diperkuat keterlibatan beberapa kementerian terkait.
Potensi pendataan dari sektor industri game di Indonesia mencapai Rp. 12,9 Triliun.
Namun, sangat disayangkan bahwa penetrasi game lokal hanya berkisar di angka kurang dari 1% hingga akhir 2022. Perpres yang sekarang dalam tahap finalisasi akan menerbitkan Perpres pada akhir September atau Oktober 2023.
“Dengan adanya regulasi ini, diharapkan industri game lokal dapat tumbuh dengan target 7% atau lebih,”katanya.
Untuk memastikan kesuksessan Perpres ini, beberapa kementerian akan dilibatkan sesuai kapasitas dan wewenangnya.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ditunjuk sebagai ketua harian tim percepatan yang akan berkerjasama dengan Kemenko bidang Kemaritimandan Investasi (Kemenko Marves) serta pihak Kominfo.


