lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Lagu Ya Lal Wathon dan Sholawat Asyghil menggema pada acara Relawan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilaksanakan di Posko Relawan AMIN, Jalan A Yani KM 6,5 Kertak Hanyar.
Acara yang dihadiri sekitar 1.500 orang ini dilaksanakan khusus untuk memeriahkan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden RI di Pemilu 2024, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.
Ketua DPW Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) Kalsel, H Martinus menjelaskan, dikumandangkannya lagu Ya Lal Wathon ciptaan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah diharapkan menjadi pemompa semangat para relawan, simpatisan dan masyarakat yang hadir hari ini.
“Sholawat Ya Lal Wathon ini mengandung makna mengenai cinta Tanah Air. Kita hadir hari ini adalah bagian dari rasa cinta kita kepada tanah air. Kita ingin tanah air kita Indonesia bisa memiliki pemimpin yang mampu membawa keadilan sosial bagi semua,” ucap Martinus.
Sholawat asyghil juga berkumandang pada acara tersebut. Sholawat ini selalu dikumandangkan oleh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada setiap acara-acara yang melibatkan ratusan ribu massa seperti di Malang dan Sidoarjo beberapa waktu lalu.
“Sholawat ini bagian dari ikhtiar kita mengetuk pintu langit. Sehebat apapun usaha kita tidak mungkin akan terkabul tanpa ridho dari Allah. Kita selalu memohon pertolongan kepada Allah dalam setiap langkah kita,” ungkap mantan Kepala Dinas PUPR Kalsel ini.
Acara relawan AMIN dilaksanakan di dua lokasi. Lokasi pertama di Posko Relawan AMIN Kalsel di Efa Hotel, Jalan A Yani Km 6,5. Di sini para relawan mengikuti acara mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 9.30 Wita.
Relawan, simpatisan dan masyarakat yang hadir terdiri dari 15 simpul relawan AMIN, masyarakat Kampung ANIES Batuah Banjarmasin Timur, Kampung ANIES Pasir Mas Banjarmasin Barat dan Kampung ANIES Pekapuran. Hadir pula mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Islam Kalimantan.
Para relawan, simpatisan dan masyarakat hadir dengan membawa atribut dukungan dan harapan bagi pasangan AMIN.
Seperti yang terlihat di lokasi ada spanduk dari Mahasiswa Lintas Kampus yang mengharapkan kedepan AMIN mampu menghadirkan kebijakan yang pro terhadap mahasiswa.
“Kami ingin setelah lulus bisa langsung kerja, lapangan kerja harus tersedia lebih banyak lagi,” ucap Kartika Putri, mahasiswi Universitas Islam Kalimantan.
Tak hanya Kartika, tercatat ada sekitar 200 mahasiswa hadir pada acara tersebut. Kehadiran mereka membawa harapan yang sama yakni perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.
“Hari ini kami semua hadir untuk menjadi bagian dari harapan masyarakat Indonesia adalah perubahan agar Indonesia menjadi lebih baik,” ungkap Syifa Maulida, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat.
Sementara itu, acara juga dirangkai dengan mengunjungi kantor KPU Kalsel di Jalan A Yani Km 3,3 Banjarmasin.
Para perwakilan simpul relawan, simpatisan dan masyarakat hadir untuk menyampaikan pesan pemilu damai, jujur, adil dan transparan.
Pada kesempatan itu, Martinus mewakili 15 simpul relawan AMIN membacakan Piagam AMIN yang ditulis langsung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Intisari piagam ini adalah harapan agar Indonesia bebas dari kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, kekerasan, diskriminasi dan segala bentuk ketidakadilan.
Di akhir piagam, pasangan AMIN mengajak semua untuk bahu membahu dalam satu barisan perjuangan, yang dilandasi niat suci, kesamaan tanggung jawab dan rasa saling percaya.
“Inilah momentum sejarah untuk kita merebut masa depan, mewujudkan Indonesia maju, adil dan makmur, insyaallah Tuhan bersama kita,” tulis Anies dan Muhaimin di akhir piagam.
Adapun, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kalsel, Riza Ansari saat menyambut kedatangan rombongan simpul relawan ANIES mengatakan bahwa kedatangan relawan ANIES ini merupakan dinamika demokrasi.
“Terima kasih sudah menjadi bagian untuk kawan-kawan relawan hari ini, bagian dari dinamika demokrasi Dengan asas-asas yang telah ditentukan oleh undang-undang, jadi kami akan bersikap netral berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Pihaknya berharap agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan dinamika politik bisa berjalan dengan positif.
“Jadi kami sebagai penyelenggara berjalan atas koridor aturan kami dan peserta pemilu pun memahami aturan-aturan yang boleh dan tidak boleh untuk dilaksanakan. Jadi sama-sama enak, kegiatan ini terstruktur sesuai dengan aturan yang berlaku dan akhirnya dinamika politik kita berjalan dengan positif,” tandasnya.


