lenterakaliamantan.com, PELAIHARI – Penjabat (Pj) Bupati Tanah Laut (Tala) H Syamsir Rahman, menjadi inspektur upacara dan membacakan sambutan Menteri Sosial Tri Risma Harini dalam rangka Hari Pahlawan ke-78 dengan tema, “Semangat Pahlawan Untuk Masa Depan Bangsa Dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.
Upacara digelar di Halaman Kantor Bupati Tala, Senin (13/11/2023).
Pj Bupati Syamsir menyampaikan, tema yang diambil pada tahun ini diangkat melalui perenungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata.
Mengingat masyarakat merupakan pasar yang besar dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah kandungan bumi yang menyimpan berbagai mineral.
Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan bangsa dan negara.
“Ancaman dan tantangan ini akan kita taklukan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan para pejuang 10 November 1945. Karena pahlawan bangsa telah mengajarkan kita nilai-nilai perjuangan. Nilai yang jika kita ikuti niscaya membawa jejak kemenangan,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok atau diri sendiri.
Para pahlawan telah mengajarkan kepada masyarakat bangsa Indonesia bahwa kita bukan bangsa pecundang.
Tidak akan pernah lelah untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan dihadapi dengan tangan mengepal dan dada menggelora.
Dengan hanya berbekal bambu Runcing, para pahlawan dalam pertempuran 10 November menghadapi musuh yang merupakan pemenang perang dunia dengan persenjataan terbaiknya.
Rakyat bergandengan tangan dengan para tokoh masyarakat dan pemuka agama berikut pengikutnya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero nusantara semuanya melebur menjadi satu.
“Bersyukur saat ini, semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dapat dilihat dan dirasakan denyutnya di seluruh pelosok negeri,” katanya.
“Semangat yang berasal dari nilai perjuangan pahlawan bangsa di tahun 1945 semangat yang membuat kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan. menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa mewujudkan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Setelah melaksanakan upacara, Pj Bupati Syamsir beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK beserta anggota, Ketua DWP dan anggota serta veteran langsung berangkat menuju Makam Pahlawan Pelaihari untuk melakukan ziarah penaburan bunga sekaligus berdoa bersama untuk arwah para pahlawan.


