lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi, menerima aspirasi dari anggota Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Tanah Bumbu.Aspirasi itu ia terima saat melakukan kujungan resesnya ke Desa Sepunggur Kecamatan Kusan Hulu, Minggu (21//2/2024) akhir pekan tadi.
Dalam aspirasinya, Fordayak Tanbu mengiginkan perhatian serta mendapatkan seorang pembina yang benar-benar bisa membawa organisasi Fordayak menjadi lebih maju dan lebih baik.
Atas keinginan itu, Paman Yani mengiyakan untuk mengayomi serta membina organisasi Fordayak Tanah Bumbu – Kotabaru agar lebih maju dan berkembang.
“Alhamdulillah, kami sekarang Fordayak sangat bersyukur Paman Yani mau menerima tawaran kami untuk menjadi pembina organisasi kami, serta mengayomi persatuan kami ini,” ucap Ketua Fordayak Tanbu Impersona saat dikofirmasi.
Menurutnya, sejak lama pihaknya membutuhkan seorang figur atau tokoh berpengaruh di rumah banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kantor DPRD Provinsi).
“Setidaknya beliau bisa menyuarakan apa yang menjadi keinginan dan harapan kami sebagai anak asli dayak meratus ini dan dapat terarah serta dibina dengan baik oleh beliau,” pintanya.
Lanjutnya, “maklum diluar sana banyak sebagian yang beranggapan kami orang pedalaman ini susah diatur, menakutkan dan terkenal brutal, dengan adanya Paman Yani ini sebagai pembina tentunya kedepan yang akan bersinggungan dapat diluruskan sesuai dengan arahan beliau,” tambahnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya sosok Paman Yani bisa membawa Fordayak bisa lebih maju dan terarah, sehingga dapat membawa anak-anak dayak lebih bermarwah dan lebih santun.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi, Muhammad Yani Helmi bersama awak media mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya sangat tidak menyangka pada sela kegiatan reses ini, diminta untuk menjadi pembina anggota Fordayak Tanah Bumbu dan Kotabaru, untuk membina organisasi yang anggotanya yang sudah berjumlah ribuan orang tersebar di wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru ini,” ungkapnya.
Ia berharap, agar putra putri dayak akan dijaga sebaik mungkin, karena menurutnya hal itu merupakan suatu amanah yang sangat luar biasa bagi dirinya.
“Kedepannya akan membawa Fordayak lebih baik lagi dan terarah serta memajukan kelestarian seni dayak dan kearifan lokalnya yang telah diwariskan leluhur agar kita jaga bersama-sama,” pungkasnya.


