lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Bentuk perhatian Pj Bupati Barito Utara kepada masyarakat, Drs. Muhlis salurkan bantuan kebencanaan di dua tempat.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial PMD Barito Utara ada dua tempat yang terdampak kebakaran beberapa bulan lalu yakni di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru dan Desa Ipu, Kecamatan Lahei.
Pj Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis yang saat itu didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Suparmi Aspian mengungkapkan kebakaran yang terjadi pada Senin (25/12/2023) lalu menghabiskan satu unit rumah milik warga atas nama Wandi di Desa Ipu Rt. 04, Kecamatan Lahei.
Sedangkan di Kecamatan Teweh Baru tepatnya di Jalan Revolusi Rt. 14, Kelurahan Jingah pada Senin (12/2/2024) menghanguskan dua rumah milik Sumiati dan Hernawati.
Adapun bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pj Bupati Barut kepada warga yang terdampak kebakaran, yakni berupa bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, kecap, indomie, gayung, handuk, susu, selimut dan family kids.
“Kami mengucapkan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa bapak dan ibu semua, semoga senantiasa diberikan kesabaran dan tabah menerima musibah sebagai bagian daripada ujian dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Muhlis, Selasa (13/2/2024).
Disamping itu, Muhlis juga mengatakan bahwa Pemkab Barito Utara sudah mengalokasikan anggaran tahun 2023, maka di tahun 2024 ini akan dialokasikan yang sama, artinya yang terdampak musibah akan dibantu oleh pihak Pemerintah Daerah dengan mengadakan pembangunan rumah sebesar 25 juta rupiah dan sekitar 3 juta rupiah untuk perabotan.
Muhlis juga mengharapkan semoga dengan adanya bantuan tersebut bisa meringaknkan beban keluarga yang mengalami musibah.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, adapun bantuan ini bertujuan untuk mengurangi beban warga yang sedang tertimpa musibah, maka dari itu saya himbau kepada masyarakat agar selalu tetap waspada,” jelasnya.
Selain itu, Pj Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa dan masyarakatnya yang telah membantu warganya sebagai wujud toleransi dan kesetiakawanan terhadap warga yang terkena musibah.


