lenterakalimantan.com, PARINGIN – Usai melantik 53 ASN serta mengganti 3 Camat, Bupati Balangan H Abdul Hadi meminta tanggung jawab kepada jajarannya di Mahligai Mayang Maurai, saat kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan, Rabu (20/3/2027).
Bupati Abdul Hadi dalam sambutannya menyampaikan, rotasi, mutasi dan promosi jabatan yang dilakukan mengacu pada pertimbangan-pertimbangan dari berbagai aspek dan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya meminta, kepada pejabat yang baru dilantik untuk amanah, bertanggung jawab dan mampu memberikan perubahan dalam mengemban tugas yang diberikan bagi pemerintah, masyarakat dan lingkungan,” tegas Bupati Abdul Hadi.
Pada kesempatan itu Bupati Abdul Hadi, tak lupa memberikan ucapan selamat bagi pejabat dan para ASN yang baru dilantik, dirinya berharap kepada pihak terkait agar semangat dalam mengemban tugas dan amanah yang diberikan.
Dikegiatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balangan, Sufriannor, juga menyampaikan bahwa pengambilan sumpah janji jabatan dilaksanakan atas dasar dari Kementerian Dalam Negeri beserta Surat Rekomendasi.
“Dan saya meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi serta bekerja lebih baik, dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat demi terwujudnya kemajuan Kabupaten Balangan,” harapnya.
Dirinya menambahkan, untuk hal yang baru dan suasana baru, setidaknya dapat sesegera mungkin bisa menyesuaikan diri terhadap tugas dan fungsinya secara masing-masing dimanapun ia bertugas.
Kegiatan pengangkatan dan pelantikan pejabat yang terdiri atas Administrator, pengawas serta fungsional di lingkup Pemkab Balangan dilantik dan diambil sumpah oleh orang nomor satu di Balangan.
Dari 53 ASN yang baru dilantik tiga diantaranya adalah Camat Paringin yang dijabat oleh Hudi Darmawan, Camat Paringin Selatan sekarang dijabat oleh Riza Kurniawan dan Camat Lampihong yang kini dijabat oleh Suwito.
Secara terpisah, salah satu Camat yang baru dilantik, Hudi Darmawan mengungkapkan bahwa pergantian, rotasi atau mutasi adalah hal yang wajar dilingkungan pemerintahan, tinggal masing-masing individu saja yang menyikapinya.
“Kapanpun dan dimanapun ditempatkan, itu tidak menjadi hambatan, yang jelas amanah dan tanggung jawab adalah hal yang paling penting dalam mengemban tugas, apalagi yang menyangkut kepentingan orang banyak, kerja juga merupakan sebuah ibadah,” pungkasnya kepada lenterakalimantan.com, Kamis (21/3/2024).


