Ibnu Sina Pantau Langsung Distribusi Gas Melon

Ibnu Sina Pantau Langsung Distribusi Gas Melon. Foto: Pemko Banjarmasin
Ibnu Sina Pantau Langsung Distribusi Gas Melon. Foto: Pemko Banjarmasin

lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terhadap kelangkaan gas Elpigi 3 kilogram, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melaksanakan kegiatan operasi pasar bekerjasama dengan Pertamina.

Walikota Banjarasin, H Ibnu Sina turun langsung memantau proses berjalannya distribusi gas bersubsidi 3 kilogram tersebut sebagai operasi pasar di Kantor Kelurahan Pekapuran Raya, Sabtu (18/5/2024).

Bacaan Lainnya

Menurut Ibnu Sina, kelangkaan terjadi karena tidak berjalannya distribsi secara normal pada saat hari libur nasional dan cuti bersama kemarin hingga berdampak pada kelangkaan gas.

“Karena memang kelangkaan gas elpigi ini sudah beberapa kali terjadi itu disebabkan karena tertundanya pengiriman disaat hari libur kemarin,” ujarnya.

Sebelumnya ada 13 Kelurahan dari target 17 Kelurahan yang sudah melaksanakan operasi pasar seperti di Kuripan, Surgi Mufti, Sungai Andai, Alalak Utara, Sungai Miai, Belitung Utara, Basirih, Kuin Selatan, Kuin Cerucuk, Telaga Biru dan Belitung Selatan.

Sementara pada operasi pasar di Pekapuran Raya ini sebanyak 560 tabung juga dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp18.500 per tabung.

Ibnu sina menghimbau masyarakat pengguna gas bersubsi di yang belum terdaftar di aplikasi My Pertamina agar segera mendaftar, dengan membawa KTP dan KK ke pangkalan gas terdekat.

Meskipun terjadi kebingungan dimasyarakat karena ditambah persyaratan dengan membawa Kartu keluarga, hal ini merupakan sebuah syarat wajib dari Pertamina karena semua penerima akan terdata di Aplikasi My Pertamina.

Ibnu Sina juga menghimbau agar masyarakat dapat kooperatif dan jujur sehingga gas ini diterima oleh orang yang betul-betul membutuhkan.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat penerima elpigi yang sudah bukan kategori warga miskin sebaiknya jangan menggunakan tabung gas yang hijau ini, agar tidak mengambil jatah yang subsidi,” ucapnya.

Ibnu Sina berharap dengan dilaksanakannya operasi pasar ini bisa menstabilkan harga dan tidak terjadi kelangkaan gas lagi dimasyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa menstabilkan distribusi dan tidak terjadi kelangkaan lagi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *