Jelang Iduladha 1445 Hijriah, Dinas Peternakan Balangan Pantau Kesehatan Hewan Kurban

Tim Kesehatan Hewan DKP3 Balangan saat melakukan pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban menjelang Iduladha 1445 H. Foto: DKP3 Balangan
Tim Kesehatan Hewan DKP3 Balangan saat melakukan pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban menjelang Iduladha 1445 H. Foto: DKP3 Balangan

lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, melalui Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DKP3) setempat melakukan pemantauan dan uji kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peternakan saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com, Mariani menyampaikan bahwa, pihaknya telah melakukan pemeriksaan ante-mortem dan fisik hewan kurban yang ada di Kabupaten Balangan.

Bacaan Lainnya

“Dari serangkaian pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan hewan, tidak ditemukan tanda-tanda penyakit pada stok hewan kurban yang dimiliki sejumlah pengusaha di Balangan,” jelasnya melalui Whatsapp, Sabtu (25/5/2024).

Kabid Peternakan, Mariani menjelaskan, dilakukannya pemeriksaan ante-mortem bertujuan untuk menyaring hewan yang didiagnosa sakit atau terluka, untuk segera dilakukan isolasi.

“Pemeriksaan ante-mortoem meliputi pemeriksaan perilaku dan pemeriksaan fisik pada hewan qurban, sebelum ternak disembelih untuk mengetahui, apakah hewan kurban tersebut layak dan memenuhi syarat secara syariat,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak 286 ekor sapi, 16 kerbau, 27 kambing dan 7 ekor domba.

“Semua hewan yang sudah menjalani pemeriksaan, tidak didapati adanya tanda-tanda penyakit kulit, pernafasan maupun kuku yang umum ditemukan pada ternak, dan dipastikan semua aman dan layak untuk dijadikan hewan kurban,” kata Mariani.

Dia menambahkan, untuk ketersediaan stok hewan kurban, Pemkab Balangan telah mendatangkan sebanyak 40 ekor sapi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saat ini 40 ekor sapi dari NTT telah masuk karantina di pelabuhan untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan hewan, melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan hewan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk mengonsumsi daging,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *