lenterakalimantan.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) dipastikan mendapat tambahan Kouta pupuk bersubsidi pada tahun ini.
Total tambahannya sebanyak 2.000 ton, sehingga total akan mendapatkan sebanyak 14.000 ton pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Semuanya akan didistribusikan kepada 1.000 kelompok tani (poktan).
Kepala Dinas Pertanian (Distan) HST, Budi Satrya Tanjung mengatakan, sebelumnya Kabupaten HST mendapatkan jatah pupuk bersubsidi jenis NPK dan Urea masing-masing sebanyak 6.000 ton.
Kemudian, pihaknya ada mendapatkan tambahan masing-masing menjadi 7.000 ton, sehingga totalnya 14.000 ribu ton.
“Pupuk bersubsidi ini untuk meringankan beban harga pupuk petani,” ujarnya, Senin (24/6/2024).
Terkait pendistribusian pupuk ini, pihaknya masih belum menerima dari pusat karena terdapat sedikit kendala terkait pembaharuan SK pupuk bersubsidi. Mengingat ada jatah tambahan sehingga diperlukan pembaharuan data.
Ia membeberkan, SK pertama sudah selesai tapi karena ada jatah tambahan sehingga perlu pembaharuan SK.
“Tim dari Ombudsman beberapa waktu lalu datang berkoordinasi terkait kendala yang kami alami soal pupuk bersubsidi ini,” ujarnya.
Kemudian, Tim dari Ombudsman juga memberikan masukan kepada Distan HST terkait perbaikan berkas agar cepat selesai dan Bupati HST dapat menandatangani untuk mengeluarkan SK pupuk bersubsidi tersebut.
Terkait pendistribusian pupuk bersubsidi nanti, Budi mempersilakan poktan untuk memesan. Karena pupuk bersubsidi hanya dijual bagi petani yang memesan.
“Untuk harga pupuk bersubsidi secara umum HET Pupuk NPK Rp2.250 per kilogram, dan Pupuk Urea Rp2.100 per kilogram,” tutupnya.












