lenterakalimantan.com, RANTAU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin melaksanakan penginputan survei Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) Tahun 2024 di aula kantor Badan Kesbangpol setempat pada Senin (19/08/24). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.
Penginputan IKN diikuti oleh 20 orang responden, termasuk Kepala Badan Kesbangpol Tapin Hj. Aulia Ulfah, S.E., M.M., Sekretaris Badan Kesbangpol H. Saidi, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, serta Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama. Turut hadir pula analis kebijakan, staf Badan Kesbangpol Tapin, perwakilan agama, perwakilan wartawan, perwakilan pelajar, serta perwakilan organisasi kepemudaan di Kabupaten Tapin.
Kepada awak media, Hj. Aulia Ulfah menyampaikan bahwa tujuan dari survei IKN ini adalah untuk mencapai kesepahaman bersama mengenai pengukuran Indeks Kewaspadaan Nasional, sehingga dapat diimplementasikan dan menjadi data rujukan dalam upaya meningkatkan kewaspadaan nasional di daerah.
“Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) merupakan alat ukur kewaspadaan nasional, yaitu kualitas dan kuantitas kesiapsiagaan bangsa Indonesia untuk mendeteksi, mengantisipasi sejak dini, dan melakukan aksi pencegahan terhadap berbagai potensi ancaman terhadap NKRI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hj. Aulia Ulfah menjelaskan bahwa pengukuran IKN mencakup 5 dimensi, 13 variabel, dan 18 indikator. Selain IKN, terdapat juga Indeks Pembumian Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP2WK) serta Indeks Kinerja Ormas (IKO) sebagai alat ukur kuantitatif terhadap program-program yang telah dijalankan oleh Kemendagri dan Kesbangpol.
“Dalam pengukuran IKN, kami mengundang para koresponden dari Badan Kesbangpol Tapin, FKUB, wartawan, dan organisasi kepemudaan di Tapin,” tambahnya.
Hj. Aulia Ulfah juga menyampaikan rasa syukur bahwa pengisian survei yang diminta dapat terlaksana dengan lancar. Dari 56 data survei yang diisi, semuanya terisi dengan maksimal dengan skor 10/10.
Ia berharap dengan adanya survei ini, indeks kewaspadaan nasional di Kabupaten Tapin dapat meningkat, begitu pula di Kalimantan Selatan.
“Menjelang Pilkada pada tanggal 27 November 2024 mendatang, kami dari Badan Kesbangpol Tapin juga menyiapkan pengawasan dan pengamanan agar Pilkada berjalan dengan tertib, aman, dan damai,” pungkasnya.


