Pengajian ini dapat diikuti secara langsung melalui Live Instagram di akun “rosehanku” setiap Jumat malam, mulai pukul 21.30 hingga selesai.lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dalam pengajian rutin Malam Jumat yang diselenggarakan oleh MULIA HATI Banjarmasin, Syaikh Abdul Wahab bin Ahmad Sya’roni (1493-1565), seorang ulama Mesir bermazhab Syafi’i, mengangkat sebuah kisah inspiratif tentang Imam Syafi’i dan pandangannya terhadap para ulama yang kaya raya. Kisah ini diambil dari kitabnya yang terkenal, Al-Mizan Al-Kubro.
Syaikh Abdul Wahab, yang dikenal sebagai ulama sufi dan ahli fiqih serta tasawuf, membagikan hikmah yang mudah dicerna oleh para jemaah. Dalam kisah tersebut, diceritakan bagaimana Imam Syafi’i, yang dikenal sebagai ulama zuhud (meninggalkan kemewahan dunia), awalnya merasa janggal terhadap orang saleh yang memiliki banyak harta, termasuk kepada gurunya sendiri, Imam Malik.
Imam Malik, seorang ulama kaya raya di Madinah, selalu berpenampilan rapi dengan pakaian yang bagus dan karpet rumahnya yang mewah. Imam Syafi’i, yang saat itu masih belajar kepada Imam Malik, sempat mempertanyakan dalam hatinya, “Bagaimana mungkin seorang yang saleh memiliki harta sebanyak ini?”


