• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Fenomena Gerhana Matahari Cincin di Oktober 2024, Marufin: Tidak Bisa Terlihat di Indonesia
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Fenomena Gerhana Matahari Cincin di Oktober 2024, Marufin: Tidak Bisa Terlihat di Indonesia
ArtikelBeritaInternasional

Fenomena Gerhana Matahari Cincin di Oktober 2024, Marufin: Tidak Bisa Terlihat di Indonesia

H. Muhammad Arsyad
H. Muhammad Arsyad
Share
2 Min Read
Ilustrasi gerhana matahari cincin. Foto: Freepick
Ilustrasi gerhana matahari cincin. Foto: Freepick
SHARE

lenterakalimantan.com – Fenomena alam yang disebut Ring Of Fire atau dikenal Gerhna Matahari Cincin diprediksi akan terjadi di bulan Oktober 2024.

Gerhana Matahari Cincin ini akan terjadi diperkirakan pada 2-3 Oktober 2024 yang mana bulan melintas antara matahari dan bumi. Saat bulan berada pada titik terjauh dari bumi.

Dikutip dari jurnal Badan Penerbangan dan Antartika Amerika Serikat yang mereka kutip dari astronomi amatir asal Indonesia, Marufin Sudibyo tertulis, fenomena tersebut tidak dapat terlihat di Indonesia.

“Wilayah gerhana matahari cincin 2-3 Oktober 2024 hanya meliputi sebagian besar Banua Amerika Selatan,” isi jurnal itu.

Adapun negara yang yang dilewati fenomena ini meliputi, Brasil, Argentina, Chile, Bolivia, Uruguay dan Paraguay.

Mengenal Matahari Cincin

Gerhana Matahari Cincin yang diprediksi akan terjadi pada Rabu (2/10/24) nanti. Bulan menempati posisi terjauh terhadap bumi (posisi apogee).

Posisi apogee tetap terjadi saat gerhana, yakni hanya 50 menit pasca puncak gerhana matahari.

Saat gerhana terjadi, Jarak bulan ke bumi dihitung 398.400 kilometer dari paras bulan.

“Jarak tersebut lebih besar daripada rata-rata yaitu, 376.300 kilometer dari paras bumi ke paras bulan. Seperti gerhana matahri pada umumnya, gerhana ini juga terjadi sejak matahari terbit hingga terbenam,” terangnya.

Sementara itu, dibagian Samudera Pasifik bagian tengah tepatnya Kepulauan Kiribati. Matahari terbit sudah dalam kondisi gerhana.

Sementara di Rio de Janeiro, Brasil dan Antartika, gerhana terjadi tepat saat matahari terbenam.

Sekedar informasi dari Marufin yang tercantum belum dalam jurnalnya menyebutkan bahwa Gerhana Matahari Cincin terbagi atas dua zona.

“Gerhana Matahari Cincin terbagi menjadi 2, yaitu Zona Antumbra dan Zona Penumbra. Zona Antumbra adalah Kawasan yang bisa menyaksikan puncak atau annularitas gerhana yang berbentuk pita sempit. Sementara Zona Penumbra adalah Kawasan yang dapat menyaksikan gerhana matahari sebagai gerhana Sebagian,” tutupnya.

Diketahui, gerhana matahari cincin akan mencapai titik maksimum di tengah Samudera Pasifik dengan durasi 7 menit 25 detik.

Terpopuler

Ahmad Mujahid Zarkasi SH, MA, C.P.L dari kantor hukum AMZ & Associates Banjarmasin, kuasa hukum Jamhuri.
Kementrian PUPR dan Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah Kalimantan Selatan Digugat
Hukum
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Terjaring OTT, Sejumlah Pihak Diperiksa Penyidik KPK di Polres Banjarbaru

Bupati Rahmat Tekankan Camat Se-Tala Perkuat Sinergi dengan Forkopimcam

Laga Persahabatan, Sepakbola Pemkab Tala Menang 2-0 Atas Tuan Rumah Pemkot Banjarmasin

Hadapi Tekanan Fiskal, Gubernur Kaltim Dorong Transformasi PAD dan Kurangi Ketergantungan TKD

Pastikan Ketersediaan Bapokting Jelang Iduladha, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Balangan Sidak Pasar

Plt Sekda Kalteng Pimpin Apel CPNS dan PPPK Tahun Anggaran 2024

Tajeri Soroti Penutupan Pangkalan LPG 3 Kg dan Pembatasan BBM Subsidi di Barito Utara

Bappedalitbang Banjar Dukung UMKM Lokal di Bazaar MTQ Kalsel ke-36

Inspektorat Banjarmasin Tarik Hampir Rp500 Juta Dana SKPD Akibat Administrasi Bermasalah

Pencak Silat Balangan Raih Dua Emas dan Empat Perunggu Popda Kalsel di HSS

TAGGED:Fenomena Gerhana Matahari Cincin
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Dinilai berhasil menjalankan program halal untuk pengembangan industri di daerah, Pemerintah Kota Banjarmasin diganjar penghargaan kategori Best Halal Program Support pada Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2024. Foto: Pemko Banjarmasin Pemko Banjarmasin Raih Best Halal Program Support di IHYA 2024
Next Article BPBD Balangan memasang tanda peringatan atau imbauan bagi warga, agar terus waspada terhadap erosi di pinggiran sungai dan tanah amblas di Desa Simpang Tiga Kecamatan Lampihong, Balangan. Foto: BPBD Balangan Tanah Amblas di Lampihong Balangan! Dua Rumah Rusak Total, BPBD Balangan Pasang Imbauan

Latest News

Prof. Dr. Edy Lisdiyono.,SH.,M.Hum Guru Besar Hukum lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
Napas yang Dirampas ; Jeritan Kalimantan,Keluhan Negeri Seberang
Opini Oktober 17, 2026
KCIC Kembangkan 2 Akses Baru Menuju Stasiun Karawang, Permudah Mobilitas dari Kawasan Industri dan Permukiman
KCIC Kembangkan 2 Akses Baru Menuju Stasiun Karawang, Permudah Mobilitas dari Kawasan Industri dan Permukiman
Ekonomi Oktober 17, 2026
Program RPK Mandiri
BULOG Berdayakan 30 UMKM di Banjarmasin melalui Program RPK Mandiri
KALIMANTAN SELATAN Oktober 16, 2026
ATM Emas
Satu Tahun Tring! Pegadaian Luncurkan ATM Emas
Ekonomi Oktober 16, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?