lenteakalimantan.com, PARINGIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menyerahkan bantuan logistik kepada warga Desa Buntu Karau, Kecamatan Juai, yang menjadi korban dalam musibah kebakaran baru-baru ini.
Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, didampingi oleh kepala bidang dan pejabat terkait lainnya.
Hal ini diungkapkan Kalak BPBD setempat kepada lenterakalimantan.com, Selasa (15/10/2024).
“Bantuan yang diberikan BPBD berupa kebutuhan dasar, seperti beras, air mineral, gula, susu, mie instan, minyak goreng, teh, kecap, serta peralatan kebersihan seperti sabun cuci tangan. Selain itu, korban juga menerima terpal, selimut, kelambu, peralatan sandang, serta kompor gas lengkap dengan selang regulator dan tabung gas,” beber Rahmi.
Melalui bantuan ini pihaknya berharap, dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, bahwasanya bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Balangan yang senantiasa hadir untuk masyarakat dalam kondisi sulit.
Rahmi juga menghimbau kepada masyarakat, untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam setiap insiden, dimana musibah bisa saja datang setiap saat, salah satunya seperti kebakaran.
“Segala kewaspadaan untuk mencegah musibah serupa di masa mendatang selalu kita tingkatkan, Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan dihindarkan dari segala musibah maupun bencana,” ujar Kalak BPBD Balangan Rahmi.
Musibah kebakaran ini, sedikitnya menghanguskan 4 buah bangunan rumah yang terjadi di Desa Buntu Karau Kecamatan Juai, dari bantuan yang disalurkan setidaknya dapat memulihkan semangat awal bagi para korban kebakaran untuk terus bertahan.
Salah satu kerabat korban kebakaran, Hamdanah (45) mengungkapkan bahwa, bantuan dari pihak pemerintah maupun dari pihak swasta terus mengalir, dimana dalam kondisi ini bantuan sangat diharapkan, untuk memulihkan semangat mereka.
“Semoga, bantuan untuk membangun rumah bagi korban bisa mengalir dari pemerintah daerah, maupun dari perusahaan tambang batu bara, karena tempat tinggal merupakan hal yang terpenting,” ujarnya.


