lenterakalimantan.com, RANTAU — PT Bhumi Rantau Energi (BRE) bekerja sama dengan Yayasan Hasnur Center, Laboratorium Klinik dan Farmasi Intibios, serta Pemuda Bakti Banua menggelar program pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kecamatan Lokpaikat. Kegiatan yang berlangsung di aula Kecamatan Lokpaikat pada Sabtu (26/10) ini bertema “Banua Maju dengan Mengutamakan Kesehatan.”
Program BRE Care menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan hingga layanan medis langsung. Di SDN 1 Lokpaikat, dilakukan penyuluhan tentang bahaya asap rokok dan pentingnya minum air putih.
Di SDN Binderang, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bahaya rokok, sementara di SMPN 3 Lokpaikat, pelajar diberi informasi tentang pentingnya konsumsi pil tambah darah.
Supervisor External Relations PT BRE, Zulkifli Muhtar, menyampaikan bahwa program ini merupakan kolaborasi yang bertujuan memberikan layanan kesehatan secara komprehensif kepada masyarakat. “Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, PMI, Intibios, dan Pemuda Bakti Banua dari Yayasan Hasnur Center untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.
Sebanyak sepuluh kegiatan digelar serentak di enam lokasi, yaitu PAUD dan SDN Binderang, aula Kecamatan Lokpaikat, Puskesmas Lokpaikat, SDN 1 Lokpaikat, dan SMPN 3 Lokpaikat.
Kegiatan tersebut mencakup senam lansia di halaman kantor kecamatan, pemeriksaan USG gratis bagi ibu hamil di Puskesmas Lokpaikat, edukasi PHBS untuk siswa, penyuluhan tentang bahaya merokok, serta edukasi pentingnya pil tambah darah bagi remaja guna mencegah stunting dan anemia.
“Selain itu, kami juga memberikan makanan tambahan, edukasi tentang kesehatan reproduksi, pentingnya minum air putih, dan senam sehat ceria,” tambah Zulkifli.
Zulkifli juga menjelaskan, bahwa kolaborasi antara PT BRE dan Hasnur Group telah banyak dilakukan sebelumnya, namun ini pertama kalinya berbagai program dilaksanakan secara bersamaan melalui BRE Care.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu menjaga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapin, khususnya di Kecamatan Lokpaikat, serta mendukung program pemerintah daerah dalam menangani masalah stunting,” ujarnya.


