lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Hari kedua Festival Seni Qur’ani yang diselenggarakan oleh Jamiyatul Qurr’a wal-Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama (NU) Tanah Bumbu menghadirkan lomba mewarnai kaligrafi dengan antusiasme peserta yang sangat tinggi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Yayasan Nurul Muhibbah, Desa Baroqah, Kecamatan Simpang Empat, pada Minggu 22 Desember 2024.
Sebanyak 53 peserta berpartisipasi dalam lomba ini, yang terbagi dalam dua kategori: anak usia 5–6 tahun dan usia 7–9 tahun. Dengan penuh semangat dan percaya diri, para peserta putra dan putri tampak asyik mewarnai pola kaligrafi Qur’ani yang telah disiapkan oleh panitia. Mereka menggunakan alat pensil warna masing-masing, dan diberikan waktu selama dua jam untuk menyelesaikan karya mereka.
Koordinator Panitia Festival JQH NU, Mukhlis, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk menggali potensi seni kaligrafi Qur’ani pada anak-anak sejak usia dini.
“Melalui Festival Seni Qur’ani ini, harapannya anak-anak dapat lebih terampil, disiplin, dan mampu mengembangkan kreativitas mereka di bidang seni kaligrafi,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengungkapkan tingginya minat masyarakat terhadap lomba ini. “Saat pendaftaran dibuka, antusiasme sangat tinggi. Total ada 53 peserta yang terbagi dalam dua golongan, yaitu usia 5–6 tahun sebanyak 23 peserta, dan usia 7–9 tahun sebanyak 30 peserta. Semua peserta sangat bersemangat,” tambahnya.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan Festival Seni Qur’ani dapat berjalan lancar hingga malam penutupan. Pada saat itu, panitia akan mengumumkan juara dari semua cabang lomba yang telah digelar. Para pemenang akan mendapatkan trofi serta uang pembinaan bagi juara 1, 2, 3, dan harapan 1.
Sebagai informasi, Festival Seni Qur’ani ini juga melombakan beberapa cabang lainnya, yaitu Tahfidz Qur’an 1 Juz, Tartil Qur’an, Tilawah Qur’an Anak-Anak, Syair Maulid Habsyi, dan Seni Mewarnai Kaligrafi.


