
lenterakalimantan.com, RANTAU – Atlet panahan di Rantau terus mengasah kemampuan mereka dalam latihan rutin yang digelar di Taman Ruang Terbuka Publik, Kota Rantau, pada Kamis (13/3/2025). Latihan ini berada di bawah naungan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Tapin, yang berkoordinasi dengan KONI Kabupaten Tapin untuk pembinaan atlet daerah.
Menurut Faisal, selaku pelatih cabang olahraga panahan, latihan rutin ini dilakukan tiga kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. “Kita tetap berlatih secara terjadwal meskipun tidak ada event. Tujuannya untuk pembinaan berkelanjutan agar saat ada kompetisi, kita sudah siap tanpa harus memulai dari nol,” ujarnya.
Latihan panahan di Rantau diikuti oleh berbagai kategori atlet, mulai dari remaja hingga senior, yang terbagi dalam tiga kelas utama, yaitu standar bow, recurve, dan compound. Setiap kelas memiliki teknik dan tingkat kesulitan berbeda, sehingga atlet dilatih untuk menguasai alat mereka secara maksimal sebelum bertanding di ajang resmi.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan ini juga bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan mental juara kepada atlet muda. “Pembinaan ini bukan hanya untuk skill, tapi juga membangun mental kompetitif. Dengan latihan yang terstruktur, atlet bisa lebih percaya diri saat bertanding,” tambah Faisal.
Dalam waktu dekat, atlet panahan Rantau dijadwalkan untuk mengikuti beberapa kejuaraan penting, antara lain Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV)
“Kita terus mempersiapkan diri untuk kompetisi ini. Saat ini, tingkat kematangan atlet sudah mencapai sekitar 90 persen. Sebagian besar sudah siap bertanding, meskipun masih ada beberapa yang perlu peningkatan dalam teknik dan konsistensi,” jelas Faisal.
Saat ini, jumlah atlet binaan di Perpani Tapin mencapai sekitar 30 orang, meskipun tidak semuanya hadir dalam setiap sesi latihan. Dengan adanya latihan yang berkelanjutan, diharapkan atlet-atlet muda dari Tapin dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah di ajang kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
Editor: Muhammad Tamyiz

