lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2025 untuk jenjang SMA di Kalimantan Selatan, termasuk SMA Negeri 3 Banjarmasin, akan menerapkan sistem yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.
Kepala SMA Negeri 3 Banjarmasin melalui Humasnya, Sukmaini, mengungkapkan, tahun ini pihaknya menerima edaran baru dari Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Edaran tersebut didasarkan pada keputusan Gubernur Kalsel terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Pendaftaran dimulai pada 23 hingga 25 Juni 2025 secara serentak se-Kalimantan Selatan, baik untuk jenjang SMA maupun SMP. Perbedaannya, jika tahun lalu menggunakan sistem zonasi, tahun ini berubah menjadi sistem domisili,” ujarnya saat bersama tim Lenterakalimantan.com, Rabu (11/6/2025).
Lebih lanjut dijelaskan, jalur penerimaan tahun ini memiliki persentase sebagai berikut: 35% untuk jalur domisili, 30% untuk jalur prestasi akademik dan non-akademik, 30% jalur afirmasi, serta 5% untuk jalur perpindahan orang tua. Totalnya 100%.
Meski istilah “zonasi” tidak lagi digunakan, sistem domisili tetap mempertimbangkan jarak tempat tinggal peserta didik dengan sekolah tujuan.
“Dasarnya tetap menggunakan Kartu Keluarga (KK) yang menunjukkan tempat tinggal siswa. KK harus sudah terbit minimal satu tahun sebelumnya. Bila ada perubahan, akan diverifikasi lebih lanjut,” jelasnya.
SMA Negeri 3 Banjarmasin memiliki enam hingga tujuh kelas untuk satu angkatan, dengan kapasitas maksimal 36 siswa per kelas. Dengan demikian, kuota penerimaan tahun ini sekitar 216 hingga 252 siswa.
“Kami tidak menerima siswa melebihi kuota yang telah ditetapkan. Jika melebihi, data siswa tidak akan masuk dalam sistem Dapodik, dan tidak diakui secara resmi,” tegasnya.
PPDB 2025 dilaksanakan secara daring atau online. Saat ini pihak SMA Negeri 3 tengah mempersiapkan pelatihan operator untuk mengoperasikan sistem pendaftaran.
“Kami terbuka untuk membantu masyarakat yang ingin mendaftar, memberikan informasi, atau menyampaikan keluhan. Silakan datang langsung ke sekolah jika butuh bantuan,” tambahnya.
Ia berharap pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan lancar, tanpa kendala teknis, serta memberikan kesempatan yang adil bagi semua calon peserta didik.
Editor : Muhammad Tamyiz


